Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kasus Positif Corona di Grobogan Naik Lagi Setelah Sempat Landai Tiga Hari

Dua petugas tengah memperagakan pengekstraksian sampel di Lab Uji Covid milik RSUD Kudus saat peresmian lab beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Kasus baru positif corona atau Covid-19 di Grobogan mengalami kenaikan lagi, Selasa (16/3/2021). Di mana, hari ini ada sembilan orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pada tiga hari sebelumnya, grafik kasus corona di Grobogan sempat landai menurun. Pada Sabtu, Minggu dan Senin, totalnya cuma terdapat penambahan enam kasus baru. Yakni, dalam masing-masing hari, hanya ada dua kasus yang muncul.

“Perkembangan hari ini, ada kenaikan kasus baru. Pada tiga hari kemarin, masing-masing hari hanya muncul dua kasus baru. Namun, untuk hari ini, ada sembilan kasus baru,” kata Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Dengan data hari ini, maka totalnya sudah muncul 134 kasus baru positif corona pada bulan Maret ini yang tersebar di 18 kecamatan. Sedangkan satu kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Klambu belum pernah muncul kasus baru sejak 11 Februari lalu.

“Selain sembilan kasus baru, perkembangan hari ini ada sebelas pasien sembuh. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19 hari ini ada dua orang,” ujarnya.

Endang menjelaskan, untuk sembilan kasus baru hari ini berasal dari lima kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Purwodadi (3), Geyer (1), Penawangan (1), Godong (1), dan Karangrayung (3). Sedangkan pada 14 kecamatan lainnya nihil kasus baru pada hari ini.

“Semua kasus baru hari ini menjalani perawatan di rumah sakit. Yakni, enam orang dirawat di Grobogan, satu orang dirawat di Kudus, dan dua orang dirawat di Semarang,” katanya.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 2.684 orang.

Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.378 orang, dan pasien meninggal 203 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 103 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari supaya terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...