Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Penyelundupan 1,5 Juta Rokok Ilegal di Jepara Digagalkan Bea Cukai

Petugas Bea Cukai Kudus menunjukkan barang bukti penyelundupan rokok ilegal. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus kembali menggagalkan penyulundupan rokok ilegal dari Kabupaten Jepara. Tim Bea Cukuai juga menggerebek rumah yang digunakan sebagai tempat penimbunan rokok ilegal di kabupaten itu.

Dari penindakan tersebut, Bea Cukai berhasil mengamankan sebanyak 1,5 juta batang rokok dan 15,8 ribu keping PITA CUKAI diduga palsu. Dengan total kerugian negara mencapai Rp 1,1miliar.

Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo mengungkapkan, penindakan berawal dari informasi tentang adanya sebuah minibus yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal dari wilayah Jepara.

Intelijen Bea Cukai, lanjut Gatot, lantas melakukan penelusuran terkait informasi tersebut. Hingga pada Kamis (11/3/2021) malam, tim menemukan mobil yang diduga kuat mengangkut rokok ilegal yang terparkir di sebuah rumah di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Jepara.

“Tim segera melakukan pemeriksaan terhadap mobil, didampingi ketua rt setempat karena tidak ditemukan sopir mobil tersebut,” ujar dia, Selasa (16/3/2021).

Dari hasil pemeriksaan diperoleh barang bukti sebanyak 19 karton rokok jenis SKM merek OK BOLD siap edar. Rokok tersebut juga dilekati pita cukai diduga palsu dan satu karton berisi rokok batangan jenis SKM.

“Total barang bukti yang berhasil kami amankan di mobil ada sebanyak 316.000 batang rokok SKM,” katanya.

Tim pemeriksa, juga turut memeriksa rumah yang diduga juga digunakan untuk menimbun rokok ilegal. Kemudian ditemukan 43 karton rokok ilegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dengan merek dan rokok batangan yang belum dikemas serta pita cukai diduga palsu.

“Sementara total rokok yang ditemukan di rumah ada sebanyak 1.188.200 batang,” sambung Gatot.

Sehingga total diperoleh barang bukti sebanyak 1.504.200 batang rokok, satu unit mobil, dan 15.800 keping pita cukai palsu.

“Dengan perkiraan nilai barang sejumlah Rp 1.551.542.400 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 1.159.574.282,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...