Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Andi Arif Ejek Demokrat Kubu KLB Gagal Daftar ke Kemenkumham, Yasonna Laoly: Masih Ada Waktu

Pembukaan KLB Demokrat di The Hill Hotel and Resort Deli Serdang, Sumut (Detik.com

MURIANEWS, Jakarta – Dianggap telah gagal mendaftarkan hasil KLB Deli Serdang ke Kemenkumham, Partai Demokrat kubu Kongres Luar Biasa (KLB) kena ejek Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Andi Arief.

“Tragis, KLB Deli Serdang gagal daftar. Tidak dapat diproses pendaftarannya karena tak memenuhi persyaratan sehingga tidak bisa mendapat akses dan password pendaftaran elektronik. Bukan hanya kudeta gagal, tapi memalukan di depan publik,” kata Andi Arief kepada wartawan seperti dikutip Detik.com, Selasa (16/3/2021).

Andi menjelaskan, kubu KLB terganjal Permenkumham tentang Tata Cara Pendaftaran Pendirian Badan Hukum, Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta Perubahan Kepengurusan Partai Politik tahun 2017. Hasil KLB Demokrat juga tak memiliki surat mahkamah partai.

“Kan Permenkumham 2017 menyebut harus mendaftar secara elektronik perubahan AD/ART dan perubahan pengurus. Untuk mendaftar, dipastikan tidak ada sengketa dengan dibuktikan oleh surat mahkamah partai,” ujarnya.

Andi mengatakan kubu KLB Partai Demokrat sudah gagal. Dia juga menyebut kubu KLB Partai Demokrat belum melengkapi syarat lainnya untuk mendaftar ke Kemenkumham.

“Surat mahkamah partai ini kubu KLB tidak punya. Ini baru mau daftar saja, belum syarat materiil lain yang harus didaftar seperti keabsahan KLB dan lain-lain. Baru mau daftar sudah gagal,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM atau Menkumham Yasonna Laoly membenarkan Partai Demokrak kubu KLB sudah mendaftarkan diri ke Kemenkumham.

Hanya, pihaknya masih meneliti kelengkapan dokumen hasil KLB dari kubu Kepala KSP Moeldoko itu. Menkumham pun akan menyesuaikan dokumen hasil KLB Demokrat dengan AD/ART Demokrat.

“Kita teliti kelengkapan dokumen pelaksanaan KLB dilihat apakah telah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan AD/ART partai,” ujarnya.

Lebih jauh, Yasonna belum bisa memastikan kapan keputusan terkait hasil KLB Demokrat akan dikeluarkan. Akan tetap, jika masih ada dokumen yang belum lengkap masih ada waktu untuk melakukan perbaikan.

“Kita lihat dulu. Biasanya, kalau ada yang tidak lengkap, kita minta dilengkapi, tentu ada tenggat waktu kita beri untuk melengkapi,” jelas Menkumham.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...