Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Alhamdulillah! Arab Saudi Buka Lagi Penerbangan Internasional Per 17 Mei

Umat muslim saat melakukan ibadah haji. (pixabay)

MURIANEWS, Jakarta – Keputusan otoritas Arab Saudi untuk membuka kembali penerbangan disambut hangat pemerintah Indonesia. Pasalnya, keputusan tersebut diharapkan akan menjadi sinyal positif bagi penyelenggaraan ibadah haji 2021.

Apalagi, sejauh ini belum dikepastian penyelenggaraan ibadah haji 2021 sejak penutupan penerbangan dari 20 negara termasuk Indonesia untuk menekan pandemi Covid-19.

Saat ini, pemerintah Indonesia masih menunggu sikap Kerajaan Arab Saudi terkait hal tersebut. Apakah kerajaan Arab Saudi mengizinkan jemaah Indonesia beribadah haji, atau kembali menerapkan kebijakan seperti tahun lalu, yakni hanya membatasi 1.000 jemaah yang bisa berhaji.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, menyambut baik keputusan otoritas Arab Saudi yang akan membuka kembali penerbangan. Ia menilai, langkah tersebut merupakan sinyal positif tentang kemungkinan terselenggaranya ibadah haji 2021.

“Kita sambut baik keputusan otoritas Arab Saudi yang akan membuka kembali penerbangan tahun 2021 ini, tentu sinyal positif ini kemungkinan akan terselenggaranya ibadah haji. Tahun 2020, pihak kerajaan sama sekali tidak membuka penerbangan,” kata Yandri, saat Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Perhubungan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta sepertdi dikutip Solopos.com, Senin (15/3/2020).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan pemerintah Indonesia harus bersiap menyambut kemungkinan terselenggaranya ibadah haji 2021. Yakni dengan mempersiapkan calon jemaah sebaik mungkin, serta memberikan vaksin sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

“Jangan sampai ketika sudah dibuka kembali, kuota yang diberikan oleh pihak kerajaan tidak dimaksimalkan dengan baik. Karena efektifitas vaksin dapat dipastikan setelah 2 bulan,” pesan Yandri.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...