Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

City Walk Sunan Kudus Segera Ditempati PKL, Bakal Didahului Simulasi Prokes

Plt Bupati Kudus HM Hartopo (tengah) bersama Corporate Secretary PR Sukun Deka Hendratmanto (kiri) meninjau lokasi City Walk Sunan Kudus beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan (prokes) di kawasan City Walk Sunan Kudus. Ini dilakukan menyusul akan ditempatinya lokasi tersebut oleh para pedagang kaki lima (PKL).

City Walk Sunan Kudus sendiri, digadang-gadang akan menarik wisatawan lokal maupun luar daerah. Sehingga Pemkab Kudus merasa sangat perlu untuk melakukan simulasi untuk mencegah penularan Covid-19 di sana.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan pelaksanaan simuasi dan penataan lokasi PKL di lokasi tersebut sangatlah perlu untuk dilakukan. Mengingat hingga kini pandemi Covid-19 masih berlangsung.

“Ini sangat perlu dilakukan, pedagang kuliner yang dipersilakan jualan kembali kami harapkan tetap menjaga prokes guna menghindari klaster Covid-19,” kata Hartopo, Selasa (16/3/2021)

Hartopo juga berharap, kesadaran pedagang akan pentingnya protokol kesehatan juga makin meningkat. Sehingga saat City Walk Sunan Kudus dibuka, para pedagang juga bisa turut menyosialisasikan prokes pada pengunjung.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti menyebutkan, rencananya pihak dinas akan menggelar simulasi pada Kamis (18/3/2021) mendatang. Dengan harapan, semua bisa berjalan sesuai rencana.

Tenda yang akan digunakan pedagang telah dibuat seragam dengan menggandeng PR Sukun untuk penyediaan tendanya.“Karena lokasi yang ditempati sekarang berbeda dengan sebelumnya, jadi perlu disimulasikan,” jelasnya.

Sementara Ketua Paguyuban PKL Pekojan Kudus Mundloha mengatakan, semua PKL Pekojan sudah berkeinginan untuk bisa segera berjualan kembali di Jalan Sunan Kudus. Mengingat di tempat sementara yakni di Gang 1 dan 2 kini, sangat sepi pembeli.

Mundloha mengatakan, dari 51 pedagang, yang masih aktif berjualan hanya 18 pedagang saja. Sedangkan pedagang lainnya memilih beralih profesi serta ada yang menunggu pindah ke Jalan Sunan Kudus “Banyak juga yang memilih untuk meliburkan jualannya karena sepi,” ujar dia.

Ketika dipersilakan berjualan kembali di Jalan Sunan Kudus, pihaknya memastikan para pedagang siap mematuhi protokol kesehatan.

“Mulai dari memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun serta jaga jarak, kami siap,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...