Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Datangi Pendapa, GTKHNK Jepara Minta Guru Honorer di Atas 35 Tahun Bisa Diangkat CPNS atau PPPK

Perwakilan Guru honorer yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honoror Non kategori (GTKHNK) Jepara saat mendatangi Pendapa Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Perwakilan Guru honorer yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honoror Non kategori (GTKHNK) Jepara yang berusia 35 tahun lebih mendatangi Pendapa Kabupaten Jepara, Senin (15/3/2021).

Mereka meminta dukungan kepada Bupati Jepara Dian Kristiandi agar bisa mendapat Keputusan Presiden (Kepres) PNS atau afirmasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.

Sayangnya, kedatangan mereka tidak bisa ditemui langsung oleh Dian Kristiandi. Pada saat yang bersamaan, Dian Kristiandi sedang tidak berada di tempat, karena masih menjalani kegiatan di luar kantor kerjanya.

Kedatangan perwakilan GTKHNK Jepara ini, akhirnya ditemui oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara, Agus Tri Harjono.

Juru Bicara GTKHNK Jepara, Suja’i (45) mengatakan, dirinya dan ratusan guru honorer lainnya, telah mengabdi selama belasan hingga puluhan tahun. Selama ini, ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan lainnya bekerja dengan status kontrak.

“Kami berharap adanya jalur afirmasi bagi guru-guru honorer dalam penilaian PPPK dengan mempertimbangkan lama pengandian, kepemilikan sertifikat pendidik, nilai passing grade yang berbeda dengan pelamar umum,” kata Suja’i.

Selain itu, mereka juga meminta kepada Bupati Jepara untuk membuka formasi CPNS untuk posisi guru PAI seluas-luasnya. Sebab, selama ini, ini formasi untuk guru PAI masih relatif sedikit dan dibutuhkan banyak sekolah.

Formasi guru PAI ini diharapkan bisa dibuka tidak hanya dibuka untuk sekolah dibawah tingkat SMA/SMK, namun juga semua jenjang sekolah yang ada.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikpora Jepara, Agus Tri Harjono menyatakan, pihaknya akan meneruskan semua yang disampaikan kepada Bupati Jepara. Khususnya, terkait formasi CPNS, pihaknya akan menyampaikan apa yang menjadi keinginan para guru tersebut.

Diakui atau tidak, formasi guru PAI di Jepara sudah terpenuhi sejauh ini. Kendatipun, pemenuhan kebutuhan tersebut diisi salah satunya dari Guru Tidak Tetap (GTT). Pihaknya khawatir jika terjadi gesekan antara para, jika guru non GTT menggeser posisi guru GTT yang sama-sama sudah mengabdi lama.

”Ini justru yang kami takutkan. Kalau GTT disundul guru selain GTT, tentu akan terjadi masalah. Selama ini memang jarang sekali ada (CPNS) formasi PAI, karena mempertimbangkan hal ini,” ujar Agus Tri Harjono.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...