Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ingin Tujuh Bakal Calon Kades Lolos Jadi Calon Kepala Desa, Warga Pantirejo Pati Wadul Dewan

Suasana audiensi di ruang Banggar DPRD Pati (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Puluhan warga Desa Pantirejo, Kecamatan Gabus mendatangi kantor DPRD Pati, Senin (15/3/2021). Mereka mengadu lantaran bingung di desanya tersebut ada tujuh bakal calon yang mendaftarkan diri dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades).

Sementara dalam regulasinya, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Kepala Desa, calon paling sedikit adalah dua orang. Sementara untuk calon paling banyak adalah lima orang.

Karena hal itu, maka tujuh orang bakal calon tersebut harus dilakukan seleksi melalui jalur ujian. Namun, warga meminta agar ketujuh bakal calon tersebut tetap bisa mengikuti pilkades.

Salah satu warga Desa Pantirejo, Huriyanto mengatakan pihaknya menginginkan tujuh bakal calon ini diloloskan menjadi calon kepala desa. Dan menolak mekanisme ujian dalam menentukan calon.

Ra sah ujian, yo iku wong pitu (tidak usah ujian, ya tujuh orang itu),” ujar Huriyanto dalam audiensi yang digelar di Ruang Banggar DPRD Pati.

Permintaan itu dilontarkan karena pihaknya khawatir ada permainan kong-kalikong apabila digelar ujian. Sehingga menimbulkan kerawanan saat penentuan calon kades.

menanggapi hal itu, Ketua Komisi A DPRD Pati Bambang Susilo menjelaskan, dalam regulasi memang tidak boleh ada bakal calon sampai tujuh orang. Karena paling banyak adalah lima calon.

“Kalau terjadi sampai tujuh orang, berarti harus dilakukan seleksi melalui jalur ujian,” terangnya.

Kalau pun warga tetap menginginkan tujuh calon, tentunya itu tidak bisa. Bahkan kalau tetap dilaksanakan, tetap hal itu melanggar aturan.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...