Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jumlah Pasien Sembuh dari Corona di Kudus Mendekati 5.000 Orang

Dua pasien corona di Kudus sujud syukur atas kesembuhannya di area RSUD Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah kasus sembuh dari corona di Kabupaten Kudus kini mendekati angka 5.000 orang. Atau tepatnya, kini berjumlah sebanyak 4.873 orang, dari total 5.640 kasus konfirmasi.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menyebutkan, tingkat kesembuhan pasien corona di Kudus kini memang tengah mengalami peningkatan. Tapi masyarakat tetap diminta menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

“Harus tetap prokes, mulai mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” ucap dia, Senin (15/3/2021).

Hal tersebut dikarenakan Kabupaten Kudus masih memiliki sebayak 156 pasien aktif corona. Di mana 130 pasien di antaranya tengah menjalani isolasi mandiri. Sementara 26 pasien sisanya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

“Kami juga berharap pasien isolasi mandiri bisa melaksanakan isolasinya dengan sungguh-sungguh untuk terus menekan angka penularan dan menaikkan angka kesembuhan,” sambung dia.

Selain itu, pihaknya kini juga masih mengawasi sebanyak 5.255 kontak erat masih dipantau, 28 suspek, dan 78 probable. Dari 28 suspek dalam wilayah sebayak 23 dirawat dan 5 isolasi mandiri.

“Untuk 78 kasus probable dalam wilayah, semuanya meninggal dunia,” jelas dia.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, secara mikro zonasi, sebagian besar desa di Kabupaten Kudus memang kini berada di zona hijau, kuning, dan oranye. “Tidak ada zona merah,” kata dia.

Namun, apabila secara keseluruhan, Kabupaten Kudus sendiri kini berada di zona oranye. Mengingat setiap kecamatan di Kudus kini masih memiliki pasien aktif baik dirawat maupun menjalani isolasi mandiri. “Karena itu terus maksimalkan penerapan prokes di setiap aktifitas masyarakat,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...