Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sudah Mampu, Ribuan KPM Program PKH di Jepara Tergraduasi

Ilustrasi. Bhabinkamtibmas dan Lurah Wergu Kulon menempelkan stiker di rumah warga. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Jepara – Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Jepara tergraduasi, dari Program Keluarga Harapan (PKH) sepanjang tahun 2020. Mereka dinyatakan sudah mampu meningkatkan kemampuan perekonomiannya, sehingga tidak lagi menjadi keluarga tidak mampu.

Bagi Pemkab Jepara, hal ini menjadi sebuah perkembangan yang baik, sebab dengan demikian mereka menjadi lebih mampu secara ekonomi.

Bupati Jepara, Dian Kristiandi menyatakan, Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus melakukan upaya pengentasan kemiskinan. Sebab sampai saat ini di Kabupaten Jepara, masih ada sekitar 51.707 KPM PKH yang tersebar di seluruh wilayah.

Jumlah ini sudah berkurang, setelah selama 2020 lalu, ada sekitar 8.906 KPM yang tergraduasi menjadi keluarga yang lebih mapan.

“Ada ribuan KPM yang sudah tergraduasi dalam PKH sepanjang tahun 2020. Tentunya kita harus mempunyai semangat untuk lebih memberdayakan saudara-saudara yang masih berstatus sebagai KPM PKH. Sehingga terlepaskan dari kemiskinan,” ujar Dian Kristiandi, Minggu (14/3/2021).

Dian Kristiandi menilai, capaian penanggulangan kemiskinan tidak lepas dari peran SDM (Sumber Daya Manusia) yang mengelolah PKH. Terutama upaya para pendamping, diharapkan mereka bisa terus melakukan banyak terobosan dalam memberikan pendampingan.

Menurutnya, antar-pendamping perlu ada forum diskusi kelompok terarah berskala kecil secara lebih teratur. Sehingga dalam pertemuan tersebut, para pendamping bisa saling berbagi pengalaman dan mengeksplorasi beberapa upaya. Utamanya terkait program pemerintah mempercepat penanganan kemiskinan.

Kelompok-kelompok kecil ini bisa mendiskusikan berbagai hal, baik mengenai keberhasilan maupun tantangan yang dihadapi di dalam pelaksanaan program. Dari sana diharapkan ada solusi yang bisa diambil, untuk mengatasi perbedaan kondisi riil di lapangan.

Dengan terobosan yang aplikatif, pihaknya optimistis, upaya mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Jepara bisa dilakukan dengan lebih baik lagi.

“Saya melihat semangat yang luar biasa dari kawan-kawan ini (SDM PKH). Semangat juangnya tinggi, latar belakang pendidikan cukup, kreativitas selalu dilakukan. Saya yakin Jepara ada satu peningkatan untuk kesejahteraan warga masyarakat,” tambahnya.

Terkait dengan angka kemiskinan, saat ini Kabupaten Jepara menempati urutan keempat terendah di Jawa Tengah. Posisinya berada di bawah Kota Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Pekalongan.

Namun jika disandingkan dalam kategori kabupaten, Jepara justru berada di posisi pertama dengan kemiskinan terendah se-provinsi Jawa Tengah. Data ini setidaknya bisa dijadikan motivasi bagi semua pihak untuk bisa terus meningkatkan kinerjannya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...