Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PPDI Pati Minta Ada Kartu Identitas Khusus Penyandang Disabilitas

Ketua PPDI Pati Ratno (kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Pati berharap adanya kartu identitas khusus untuk para difabel. Kartu tersebut digunakan sebagai penanda saat mengakses layanan publik.

Hal ini dilakukan lantaran masih minimnya fasilitas umum yang ramah terhadap penyandang disabilitas di Bumi Mina Tani. Bahkan untuk Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus tuna rungu, masih belum ada.

Ketua PPDI Pati Ratno mengatakan, kartu penyandang disabilitas ini memang belum ada regulasi yang mengatur. Padahal, kartu tersebut nantinya akan sangat bermanfaat bagi penyandang disabilitas.

“Tidak semua orang tahu terhadap penyandang disabilitas. Tapi kalau kami mempunyai kartu penyandang disabilitas, nanti kalau mengurus sesuatu, kan bisa lebih mudah. Artinya ini juga memudahkan pemerintah,” katanya.

Selain itu, dengan adanya kartu penyandang disabilitas itu nantinya akan sangat membantu para tuna rungu, yakni bisa sebagai pengganti SIM. Sebab regulasinya hingga saat ini masih belum ada.

Dia juga menilai, fasilitas publik yang ada saat ini juga belum begitu ramah terhadap penyandang disabilitas. Ratno mencontohkan, Alun-alun Pati dinilai sangat tidak aksesibilitas. Karena tidak ada akses masuk untuk kursi roda.

“Kalau pun ada di bagian barat, itu masih di pagari menggunakan rantai. Beberapa waktu lalu kami sempat ke alun-alun, tapi karena yang pakai kursi roda tidak bisa naik ke atas, ya kami tidak jadi,” imbuhnya.

Dirinya berharap, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penyandang disabilitas yang merupakan inisiatif DPRD Pati itu bisa mengakomodir kebutuhan disabilitas. Setidaknya layanan umum juga harus aksesibilitas.

“Seperti di kantor DPRD ini kan, kalau temen-temen yang pakai kursi roda tidak bisa masuk. Karena akses jalannya tidak ada,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...