Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pertalite-Pertamax di Kudus Langka, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Kendaraan bermotor tampak mengantre untuk mengisi bbm jenis pertalite di SPBU Matahari Kudus (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) mengimbau masyarakat di Kabupaten Kudus tak perlu terlalu risau terkait langkanya pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan pertamax di sejumlah SPBU di Kudus.

Apalagi, sampai melakukan panic buying dengan membeli sebanyak-banyaknya pertalite maupun pertamax untuk stok di rumah.

Ketua DPC Hiswana Migas Wilayah Pati Suma Novendi mengatakan, cepat habisnya stok pertalite dan pertamax di pasaran karena adanya kendala pada sistem di Pertamina pusat. Sehinga kini permintaan pasokan sementara dikerjakan secara manual.

“Biasanya setelah memesan dan membayar akan langsung masuk sistem dan dikirim, namun karena kemarin sepertinya manual jadi berpengaruh ke pendistribusiannya,” ucap dia, Jumat (12/3/2021).

Banyaknya SPBU di Jawa Tengah sendiri, kata dia, juga jadi salah satu yang mempengaruhi kecepatan distribusi. Walau memang tidak ada permasalahan dengan ketersediaan stok di Integrated Terminal Semarang.

“Semoga sistemnya bisa segera lancar kembali, sehingga masyarakat juga tidak panik,” jelas dia.

Pemilik SPBU Panjang Kudus Sunaryo menangatakan, ketika pasokan datang, SPBU tersebut langsung diserbu oleh pembeli. Alhasil, pasokan dua jenis BBM tersebut langsung habis.

“Kalau masih menggunakan sistem mungkin akan aman, cuma kemarin kondisinya berbeda, jadi langsung ludes tiap mobil pemasok datang,” ujar dia.

Sunaryo menambahkan, apabila masyarakat membeli BBM secukupnya, stok di SPBU tidak akan cepat habis sebelum mengajukan pengiriman kembali. Terlebih, PT Pertamina menjamin ketersediaan stoknya.

Baca: Pertalite dan Pertamax di Banyak SPBU Kudus Kosong, Pertamina: Sedang Pengiriman 

Pemerintah Kabupaten Kudus tetap akan mencari tahu penyebab kekosongan BBM berjenis pertalite dan pertamax yang sempat terjadi di Kota Kretek sejak Kamis (11/3/2021) kemarin.

“Tetap akan kami cari tahu penyebabnya apa,” ucap Pelaksana Tugas Bupati Kudus HM Hartopo, Jumat (12/3/2021).

Oleh karena itu, pihaknya segera menginstruksikan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus untuk segera berkoordinasi dengan semua pihak terkait perihal peristiwa kemarin.

“Kelangkaan itu karena apa, kami belum tahu detailnya,” sambung dia.

Walau demikian, pihaknya memastikan belum ada panic buying yang dilakukan masyarakat di Kota Kretek. “Kalau itu belum ada, masih aman-aman saja sampai saat ini,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...