Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

RS Mardi Rahayu Mulai Layani Skrining Corona Pakai GeNose, Tarifnya Rp 50 Ribu

Salah seorang warga mencoba layanan GeNose di RS Mardi Rahayu Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Klinik skrining Covid-19 Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus kini mulai melayani pemeriksaan dengan metode GeNose.

GeNose adalah pemeriksaan skrining Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada yang mendeteksi pola volatile organic compound (VOC) yang khas pada pasien Covid-19. Sampel yang diambil, adalah udara dari napas pasien menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu dr Pujianto mengatakan, skrining dengan metode GeNose dapat mendeteksi Covid-19 dengan sensitivitas 89-92 persen dan spesifisitas 95-96 persen. Pemeriksaannya pun diklaim sangat cepat dan nyaman.

“Pasien cukup mengembuskan napas dalam kantung udara yang disediakan, kemudian pola VOC dalam udara napas tersebut dianalisis oleh alat. Lima menit sudah diketahui hasilnya positif atau negatif,” kata Puji usai melaunching alat tersebut, Jumat (12/3/2021).

Alat tersebut sendiri, lanjut Puji, selain bagi warga Kudus yang membutukan surat keterangan bebas Covid-19 untuk keperluan perjalanan, juga akan diperuntukkan bagi skrining karyawan RS Mardi Rahayu.

“Serta untuk skrining pada pasien yang tidak ada gejala mengarah Covid-19 dan bukan kontak erat pasien Covid-19, jadi sangat baik untuk skrining karyawan rutin, sebagai pelengkap protokol kesehatan,” kata dia.

Baca: Jajal Sendiri di Pabriknya, Ganjar Langsung Beli 35 Unit Alat Deteksi Covid dari UGM

Untuk tarifnya sendiri, masyarakat bisa menggunakan fasilitas tersebut dengan membayar sebesar Rp 50 ribu. Kemudian setelahnya, akan mendapat surat bebas Covid-19.

“Kami menawarkan kecepatan, sehingga tidak perlu mengantre ketika di stasiun, jadi datang sudah bawa surat bebas ini,” ujarnya.

Selain melaunching alat skrining GeNose, RS Mardi Rahayu juga melaunching alat Klinik Nyeri RS Mardi Rahayu menghadirkan Manajemen Intervensi Nyeri atau Interventional Pain Management (IPM).

“Kelebihan IPM adalah nyeri diatasi langsung ke sumbernya dengan injeksi atau suntikan obat antinyeri atau antiradang,” kata dia.

Dengan IPM, lanjut Puji, nyeri dapat diminimalkan sampai bebas dari nyeri. Pasien, lanjut dia, juga tak perlu lagi meminum obat penghilang nyeri berkepanjangan dengan segala efek sampingnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...