Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hindari Penumpukan, Tiap Peziarah di Makam Sunan Muria Diberi Waktu Maksimal 20 Menit

Peziarah berdoa di area makam Sunan Muria di Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pengelola Makam Sunan Muria membatasi jumlah peziarah yang masuk ke dalam area makam. Ini dilakukan untuk menghindari adanya penumpukan peziarah, sehingga protokol kesehatan tetap bisa diterapkan.

Jumlah peziarah yang masuk ke area makam dibatasi. Tiap peziarah hanya diberi waktu maksimal 20 menit untuk berdoa. Setelah selesai harus segera ke luar, untuk diganti dengan peziarah lain yang antre.

Dalam momen Isra Miraj Kamis (11/3/2021) ini peziarah datang silih berganti ke Makam Sunan Muria.

Menurut petugas Makam Sunan Muria Kusnendar peziarah yang berdoa dibatasi. Mekanisme berdoa dilakukan bergantian.

“Kami buka tutup bergantian. Di dalam makam berdoa 20 menit. Terus langsung pulang. Nanti gantian yang antre di luar masuk ke area makam untuk berdoa,” katanya.

Ia mengatakan, selama pandemi kapasitas area makam Sunan Muria hanya diisi sekitar 40 persen saja. Sehingga tidak ada kerumunan.

Petugas yang berjaga di area Makam Sunan Muria juga mengingatkan protokol kesehatan kepada peziarah dengan menggunakan pengeras suara. Hal itu dilakukan beberapa kali setiap menitnya.

Lebih lanjut, menurut dia tahun ini peziarah di Makam Sunan Muria tergolong sepi. Menurut dia kondisi di awal pekan peziarah yang datang jumlahnya juga lebih sedikit.

Salah seorang peziarah asal Demak, Ahmad mengaku rutin berziarah. Yakni sepekan sekali.

“Mau hari libur atau enggak saya harus ke sini. Sudah saya biasakan seperti itu InshaAlloh. Daripada bengong kan lebih baik seperti ini bisa ambil barokah,” jelasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...