Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hartopo Izinkan Kecamatan Berzona Hijau di Kudus Buka Sekolah, Prokes Harus Ketat

Pembelajaran tatap muka di SMKN 1 Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo memberi lampu hijau pada kecamatan-kecamatan di Kudus yang berstatus zona hijau untuk menggelar sekolah tatap muka.

Meski demikian, protokol kesehatan (prokes) harus diterapkan dengan sangat ketat. “Boleh saja, asal kecamatan hingga desa statusnya sudah hijau. Tidak kuning tidak oranye,” katanya, Rabu (10/3/2021).

Di daerah pinggiran juga, kata Hartopo, apabila sudah tidak ditemukan kasus penularan baru, maka bisa dilakukan simulasi uji coba tatap muka. “Bisa, tentunya dengan simulasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Simulasinya, kata dia, mencakupi sederet aturan terkait penerapan prokes dalam pembelajaran tatap muka. Mulai dari pembatasan siswa per kelas dan jam pelajarannya.

“Jadi ada yang masuk pagi dan ada yang masuk siang,” tandasnya.

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi mengatakan, sampai saat ini, masih ada sebanyak 167 pasien aktif yang tersebar di sembilan kecamatan di Kudus.

Rinciannya, kata dia, adalah 29 pasien di Kecamatan Bae, 14 pasien di Kecamatan Dawe, 17 pasien di Kecamatan Gebog, 24 pasin di Kecamatan Jato, dan 12 pasien di Kecamatan Jekulo.

Sementara untuk Kecamatan Kaliwungu ada sebanyak 16 pasien, Kota 34 pasien, dan Mejobo 12 pasien.

“Yang paling sedikit ada di Kecamatan Undaan hanya sebanyak sembilan orang,” ujar dia.

Sedangkan untuk jumlah pasien sembuh kini berada di 4.915 dari total kasus 5.592. “Untuk pasien meninggalnya sendiri ada sebanyak 510 orang,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...