Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Aneh, Bonggol Pisang di Kudus Ini Panjangnya Sampai Tiga Meter

Junaedy menunjukkan bonggol pisang berukuran lebih dari 3 meter di halaman belakang rumahnya. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Bonggol pisang temuan warga Kelurahan Purwosari, RT 03, RW 05, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus bisa dibilang aneh. Sebab, bonggol pisang sobo itu memanjang hingga tiga meter.

MURIANEWS mencoba mendatangi langsung di tempat ditemukannya bonggol pisang yang memanjang itu.

Bonggol pisang itu ditemukan oleh Junaedy di terpendam di halaman belakang rumahnya. Dia menemukan saat sedang menggali saluran yang menghubungkan toilet dan septic tank.

“Kalau induk pohon pisangnya sudah saya tebang. Ini yang memanjang saya biarkan dulu seperti ini siapa tahu ada yang mau meneliti atau apa,” katanya, Rabu (10/3/2021).

Dia menyebut, ketika hendak menggali saluran dan memindahkan batu bata, justru menemukan bonggol yang menjalar. Kejadian itu baru pertama kali dialaminya.

“Ketika menggali dan memindahkan beberapa batu bata kok nemu seperti batang ada strip-stripnya. Ternyata ini bonggol pisang,” terangnya.

Menurut dia. bonggol pisang berukuran panjang seperti itu tidaklah lazim. Sebab, menurutnya panjang bonggol pisang biasanya memiliki ukuran tak lebih dari 10 sentimeter.

“Bonggol buletnya kedil. Nah yang panjang itu tadi di sini jadi satu sama yang bulat ini. Tapi enggak tahu sampai mana ini ujungnya,” ujar dia.

Baca: Viral Pohon Pisang Berdaun Putih Bak Kain Mori di Dekat Makam di Kudus

Kendati bonggol pisang tersebut tidak lazim, menurut Junaedy pisang yang dihasilkan tumbuh normal. Beberapa hari lalu pisang sobo dijualnya juga laku Rp 175 ribu per satu tundun.

“Untuk sementara ini saya biarkan dulu bonggolnya seperti ini. Siapa tahu ada yang mau meneliti,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Dewi Masitoh mengatakan bonggol tersebut memang tidak lazim. Namun, perlu diobservasi dulu penyebabnya.

“Tentunya kalau panjangnya segitu ya tidak lazim. Tapi perlu diobservasi dulu penyebabnya apa. Apakah karena gen atau apa, harus diobservasi dulu,” terangnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...