Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sudah 26 Hari Tidak Muncul Kasus Baru Corona di Klambu Grobogan

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan masih belum bisa nihil. Ini, menyusul masih adanya dua orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (9/3/2021).

Kasus baru hari ini naik satu angka dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya ada satu kasus saja.

Dengan data hari ini, maka totalnya sudah muncul 74 kasus baru positif corona pada bulan Maret ini yang tersebar di 18 kecamatan.

Sedangkan satu kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Klambu belum pernah muncul kasus baru dalam kurun waktu 26 hari. Kasus positif corona terakhir yang muncul di Kecamatan Klambu terjadi pada tanggal 11 Februari 2021 lalu.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, perkembangan hari ini, ada dua kasus baru yang muncul dan tiga pasien sembuh dari Covid-19. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19, ada dua orang.

“Kasus baru hari ini ada kenaikan satu angka dibanding hari Senin kemarin,” katanya.

Untuk dua kasus baru adalah pria usia 63 tahun dari Kecamatan Gubug dan pria usia 63 tahun dari Kecamatan Karangrayung. Keduanya menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara pasien yang sembuh adalah perempuan usia 72 tahun dari Kecamatan Karangrayung, pria usia 52 tahun dari Kecamatan Grobogan. Satu lagi, perempuan usia 63 tahun dari Kecamatan Purwodadi.

“Sedangkan dua pasien yang meninggal adalah perempuan usia 64 tahun dari Kecamatan Penawangan dan pria usia 57 tahun dari Kecamatan Gabus,” jelasnya.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 2.624 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.341 orang, dan pasien meninggal 196 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 87 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari supaya terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...