Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Vaksinasi Pedagang Pasar di Pati Dipercepat

Pedagang Pasar Puri berjualan dengan menerapkan sistem jaga jarak saat transaksi dengan konsumen. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Hingga saat ini, keberadaan pedagang pasar masih sangat rentan terpapar Covid-19. Bahkan potensi penularannya juga cukup besar.

Karena itu, percepatan vaksinasi pedagang pasar, menjadi perioritas Pemkab Pati. Apalagi, setiap harinya mereka bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang.

Penanggung jawab pengelolaan pasar daerah pada Dinas Perdagabgan dan Perindustrian (Disdagperin) Widyo mengatakan, terkait percepatan vaksinasi pedagang itu sudah dikonsultasikan kepada dinas terkait. Bahkan pihaknya mengaku sudah mendapatkan kuota.

“Sebelumnya memang para kepala pasar beserta staf sudah melakukan vaksinasi. Hal itu agar mereka dapat memberikan sosialisasi kepada para pedagang. Tapi untuk kali ini, perioritasnya adalah pedagang pasar,” katanya, Selasa (9/3/2021).

Dari hasil koordinasi dengan dinas terkait, untuk percepatan vaksinasi pedagang pasar tersebut, pihaknya mengaku sudah mendapatkan jadwal. Hanya saja, tidak semua pedagang dapat mengikuti vaksinasi ini.

“Tidak semua pedagang. Satu pasar, bisa diambil beberapa pedagang dulu, tapi perlahan nanti semuanya akan divaksin,” imbuhnya.

Sesuai jadwal, lanjut dia, untuk Senin (8/3/2021) kemarin, pemberian vaksin untuk pedagang Pasar Puri sebanyak 60 orang, disusul pedagang di Pujasera sebanyak 20 orang. Kemudian di pasar Rogowangsan sebanyak 50 orang dan Pasar Dosoman sebanyak 20 orang. Sedangkan di Pasar Sleko 1 sebanyak 50 orang dan Pasar Sleko 2 sebanyak 20 orang.

Adapun yang lainnya di hari yang sama adalah pemberian vaksin di Pasar Juwana Baru sebanyak 100 orang. Berikutnya untuk vaksinasi pada Selasa (9/3/2021) adalah Pasar Kayen sebanyak 50 orang.

“Kemudian untuk hari Rabu adalah vaksinasi pedagang Pasar Wedarijaksa dengan jumlah pedagang sebanyak 50 orang,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...