Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kocak, Perangkat Desa di Kudus Ini Meronta dan Ketakutan Saat Divaksin

Tangkapan layar video yang merekam kejadian lucu saat proses vaksinasi perangkat desa. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Beredar video yang memperlihatkan seseorang yang tengah ketakutan saat akan menjalani proses vaksinasi Covid-19 di Kudus. Ada dua video yang beredar yang menunjukkan seorang laki-laki meronta-ronta saat hendak disuntik.

Dalam dua video yang masing-masing berdurasi 30 detik itu terlihat pria berkemeja batik oranye dibujuk oleh dua orang nakes berseragam APD lengkap dan salah seorang rekanya. Terdengar pula suara pria tersebut merayu nakes untuk menunda proses penyuntikan vaksin.

Sek tah bu sediluk bu, sek tah kosek (Sebentar bu sebentar). Aku tak madep rono wae, aku wedi. Heh kosek tah tak udut sek (Saya menghadap ke sana saja, aku takut. Sebentar tak ngrokok dulu),” teriak pria itu seperti yang terdengar dalam dua rekaman video.

Terdengar juga beberapa orang lain nampak menertawakan pria yang ketakutan saat proses vaksinasi tersebut. Namun, akhirnya tenaga kesehatan dan rekannya berhasil membujuk pria tersebut untuk divaksinasi.

Diketahui pria tersebut bernama Mashuri Perangkat Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan membenarkan kejadian tersebut berada di wilayah Kecamatan Kaliwungu.

“Iya benar, itu Pak Mashuri Kadus Desa Kaliwungu. Itu proses vaksinasi hari ini tadi di Puskesmas Sidorekso,” katanya, Selasa (9/3/2021).

Menurutnya vaksinasi yang menyasar untuk perangkat desa itu sudah berjalan pada pekan kemarin. Namun yang bersangkutan tidak berangkat saat proses vaksinasi dimulai.

“Kemarin itu takut tidak berangkat. Ini tadi ada vaksin lagi untuk admin dan linmas, terus saya minta kepala Desa Kaliwungu jemput Pak Mashuri dan mengantarnya ke Puskesmas Sidorekso untuk ikut vaksin,” ucapnya.

Mashuri sendiri, menurut Satria, semenjak kecil tidak pernah disuntik dan takut dengan jarum suntik. Bahkan ketika sekolahpun saat ada imunisasi Mashuri selalu bolos.

“Pas waktu sekolah dulu ada cutat, pasti tidak masuk. Setelah dapat laporan Pak Mashuri belum divaksin, setiap ketemu orangnya itu juga tak bujuk suruh vaksin. Alhamdulillah ini tadi Pak Mashuri sudah divaksin,” jelasnya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada kepala Desa Kaliwungu atas keberhasilannya dalam mengajak seluruh jajaranya dalam mensukseskan program vaksinasi. Sementara secara keseluruhan jumlah ASN atau pegawai di wilayah Kecamatan Kaliwungu ada 244 orang.

“Pegawai Kecamatan 26 orang, kepala dan perangkat desa 163 orang dan admin serta linmas 55 orang. Ini tinggal menunggu proses vaksinasi termin kedua, 14 hari setelah proses pertama selesai,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...