Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Jumlah Pasien Aktif Corona di Kudus Terus Menurun

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien aktif corona di Kabupaten Kudus kembali menunjukkan grafik penurunan pada Senin (8/3/2021) malam. Hal tersebut dikarenakan penambahan pasien sembuh harian lebih banyak dari pasien konfirmasi baru.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi merincikan, malam tadi pihaknya mencatat ada sebanyak 29 pasien sembuh baru dan sepuluh pasien konfirmasi baru. Keseluruhannya berasal dari dalam wilayah.

“Untuk total kasus aktif kini ada di angka 162 pasien, rinciannya 32 pasien dirawat dan 130 pasien isolasi mandiri,” ucap Andini Selasa (9/3/2021).

Jumlah tersebut, lanjut dia, sudah menurun 4,77 persen dalam satu bulan terakhir dan diharapkan bisa terus menurun jika masyarakat Kudus terus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. “Tetap harus 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” kata dia.

Selain angka pasien aktif yang menurun, persentase kematian akibat virus corona juga sedikit mulai mengalami penurunan. Yakni sebanyak 0,06 persen.

“Namun memang semalam ada tambahan dua pasien baru yang meninggal dengan status positif,” ujar dia.

Walau demikian, angka kesembuhan turut mengalami peningkatan yang cukup baik. Yakni sebanyak 4,7 persen dalam sebulan terakhir. Saat ini sendiri, ada sebanyak 4.905 pasien yang telah sembuh dari virus corona.

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan 3M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Hal tersebut dikarenakan 3M adalah cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan.

“Sehingga tren penurunan kasus ini bisa terus berlanjut,” kata dia.

Para pasien yang kini tengah dirawat di rumah sakit juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal.

“Hal tersebut guna mencegah penularan corona yang lebih luas lagi,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...