Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pemecatan Direktur PD Percetakan Kudus Jadi Warning dari Hartopo untuk Perusda Berkinerja Buruk

HM Hartopo, Plt Bupati Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo telah memecat Direktur Perusahaan Daerah (PD) Percetakan Irwan Alwi Hidayat, pekan lalu. Alwi, dipecat lantaran dinilai berkinerja buruk.

Pemecatan melalui SK Bupati Nomor 539.4/227/2021. Jabatannya pun kini digantikan oleh Dewan Pengawas PD Percetakan Harun Rasyid hingga diisi direktur yang baru.

Pemecatan ini menjadi warning bagi direktur perusahaan daerah (perusda) lain di Kudus. Jika tak serius dalam bekerja, maka nasib yang sama bisa saja menimpa mereka.

“Kalau berkinerja buruk dan sudah dievaluasi ternyata hasilnya memang seperti itu dan memenuhi persayaratan, tentu akan kami pecat, saya lurus-lurus saja,” kata Hartopo, Senin (8/3/2021).

Pihaknya pun mewanti-wanti kepada semua perusahaan daerah untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya. Sehingga bisa memperoleh hasil yang maksimal. “Tentu ini jadi peringatan untuk perusda berkinerja buruk,”kata dia.

Sementara terkait pengisian jabatan direktur yang baru, pihak Pemkab Kudus akan segera melakukan assessment untuk mencari direktur yang berkompeten. Sehingga bisa memperbaiki perusda tersebut. “Siapapun, kami akan cari orang benar-benar mampu,” tandasnya.

Sementara Kepala bagian (Kabag) Perekonomian Setda Kudus Agung Dwi Hartono mengatakan, untuk saat ini, jabatan direktur ditempati oleh Dewan Pengawas PD Percetakan, Harun Rasyid.

“Maksimalnya enam bulan, selama jangka waktu itu tetap akan dibuka lelang jabatan baru,” kata Agung.

Ia menyebut, kasus pemecatan direktur Perusda Kudus sama halnya seperti pemecatan direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kudus Ayatullah Humaini yang tersandung kasus hukum.

Baca: Berkinerja Buruk, Direktur PD Percetakan Kudus Dipecat

Hanya, dalam pengisian jabatan direkturnya, lebih cepat pada pengisian PDAM Kudus. Karena saat terjadi pemecatan, sudah ada seleksi pengisian jabatan untuk direktur teknik di perusda tersebut.

“Kalau ini nanti sembari menunggu pembukaan lelang jabatan hingga tes dan terpilih, maka dewan pengawaslah yang menahkodai perusda itu,” jelas Agung.

Untuk diketahui, Irwan Alwi Hidayat sendiri dianggap memiliki kinerja buruk dalam memimpin perusda tersebut sehingga merugi.

Data dari Bagian Perekonomian Pemkab Kudus, laba PD Percetakan Kudus terus menurun. Di tahun 2019, laba PD Percetakan sebesar Rp 133 juta. Namun, kemudian menurun drastis pada tahun 2020 lalu yang hanya Rp 42 juta saja.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...