Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tiap Puskesmas di Kudus Ditarget Vaksinasi Covid 70 Lansia per Hari

Lansia divaksin Covid-19 di Puskesmas Jati, Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Proses vaksinasi Covid-19 untuk orang lanjut usia (lansia) di Kabupaten Kudus, dimulai Senin (8/3/2021) hari ini. Tiap-tiap puskesmas di Kota Kretek di jatah bisa menyuntik 70 lansia per harinya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi menyebut, targetnya ada 68.901 lansia yang harus disuntik. Ini sesuai data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus.

Salah satu puskesmas yang mulai melakukan vaksinasi untuk lansia yakni Puskesmas Jati. Pantauan MURIANEWS, para lansia bergantian divaksin. Bagi lansia ada tahapan skrining sebelum disuntik vaksin.

Diketahui, ada lima kriteria yang harus diperhatikan ketika hendak memberikan vaksinasi kepada lansia di atas 60 tahun. Pertama, lansia tidak kesulitan naik sepuluh anak tangga. Kedua, lansia tidak sering merasa kelelahan.

Lalu, kriteria ketiganya yakni lansia memiliki kurang dari lima penyakit. Terdiri dari hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke, dan penyakit ginjal.

Kriteria keempat yakni lansia tidak kesulitan berjalan kaki antara 100 sampai 200 meter. Kelima, lansia tidak mengalami penurunan berat badan drastis dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Sedianya Puskesmas Jati menaungi delapan wilayah. Meliputi Jetiskapuan, Loram Kulon, Ploso, Pasuruan Kidul, Tanjungkarang, Jati Kulon, Pasuruan Lor, dan Jati Wetan.

Baca: Vaksinasi Lansia di Atas 60 Tahun, Ini Kriterianya

Akan tetapi, karena terkait alokasi vaksin bagi puskesmas yang untuk sementara ini hanya 70 lansia, Puskesmas Jati hari ini mengutamakan warga yang dekat dengan puskesmas.

“Untuk puskesmas-puskesmas di Kudus sementara diberi kuota 70 lansia dulu. Karena hanya 70 lansia, kami utamakan dua desa dulu yang dekat dengan puskesmas seperti Desa Tanjungkarang dan Desa Jati Wetan,” kata Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad.

Dia berharap dengan adanya vaksinasi bisa mencegah penyebaran virus Covid-19. Terlebih para lansia ini merupakan salah satu kelompok yang mempunyai kerentanan cukup tinggi dalam kasus Covid-19.

Baca: Lansia di Kudus Mulai Divaksin Covid-19, Targetnya 68.901 Orang

Salah seorang lansia asal Desa Jati Wetan, Ngasripan mengaku tidak mengalami keluhan usai divaksin. Pria berumur 60 tahun itu berniat mengikuti anjuran pemerintah.

Alhamdulillah tidak ada keluhan. Kalau saya ngikuti anjuran pemerintah saja. Supaya sehat,” jelasnya.

Hal senada disampaikan warga Desa Tanjungkarang, Edi Darmono. Pria berusia 64 tahun itu juga tidak merasakan keluhan usai divaksin. “Tidak terasa apa-apa. Harapan saya corona segera berakhir,” ujarnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...