Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sempat Bikin Geger, Temuan Jenglot di Kudus Ternyata Palsu

Jenglot yang ditemukan di Desa Burikan dibedah dan ternyata buatan manusia. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Temuan jenglot di Makam Mbah Akasah Desa Burikan, Kudus yang sempat viral dan bikin geger ternyata tidak dapat dibuktikan keasliannya. Jenglot itu dipastikan merupakan buatan manusia.

Hal ini berdasarkan keterangan resmi dari Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK). Pihak Menara Kudus telah melakukan penelitian dengan menghadirkan ahli untuk mendeteksi keaslian benda tersebut.

Saat penemuan jenglot itu, pihak pemangku Makam Mbah Akasah Burikan memang menyerahkan ke pihak Menara Kudus. Tujuannya demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu agar tidak menggegerkan masyarakat.

Dalam keterangan tertulis yang diterima MURIANEWS, pihak Menara Kudus memastikan jika jenglot itu palsu.

Penemuan jenglot di Desa Burikan, Kudus. (Dok. Mamik Junaedi)

Pihak Menara Kudus juga menyertakan video prosesi saat jenglot tersebut dibedah. Di video tersebut terdengar seseorang menjelaskan tentang benda yang berbentuk jenglot itu.

Dalam video berdurasi 01:27 detik itu, pada detik 00:19 orang di video tersebut menjelaskan bahwa jenglot tersebut terdiri dari beberapa hal. Mulai dari busa kursi dan pasangan kawat.

“Ini buatan, ada busa kursi, pasangan kawat. Rambutnya asli. Kemudian ini ada pipet merah seakan darah,” kata orang di dalam video tersebut.

Baca: Gus Muwafiq Tanggapi Temuan Jenglot di Kudus, Begini Penjelasannya

Menit 01:07 jenglot tersebut dibakar oleh orang yang terdapat di video tersebut. Dalam keterangan tertulis yang diberikan oleh pihak Menara Kudus mengungkapkan bahwa jenglot tersebut merupakan karya seni.

“Tubuhnya dari gabus, kulitnya dari jok, rambutnya dari salon, giginya dari kawat, tulangnya dari tulang kambing. Kemudian warna merah di mulutnya adalah cairan zat pewarna dari botol plastik di dalam perut yang disambung dengan selang ke arah mulut,” kata pihak Menara Kudus.

Pihak Menara Kudus akhirnya memutuskan untuk membakar benda tersebut. Tujuannya untuk menghindari fitanah dan disalahgunakan.

Atas temuan ini warga diminta tak gundah, dan menjalankan agama secara benar.

Baca: Jenglot yang Ditemukan Warga Kudus Berjenis Kelamin Laki-Laki, Mulut dan Selakangan Berdarah

Sebelumnya diberitakan, jenglot tersebut ditemukan di area Makam Mbah Akasah, Desa Burikan pada Sabtu (27/2/2021) lalu. Saat itu pemangku atau juru kunci makam bersama warga Desa Burikan sedang bersih-bersih makam Mbah Akasah.

Jenglot itu berukuran sekitar 15 sampai 20 sentimeter. Saat ditemukan mulut dan selakangannya berdarah.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...