Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Yayasan Gaperto Ajak Pejabat, Polisi, Tentara, dan Politisi Jepara Bikin Puisi

Ketua Yayasan Gaperto Jepara, Didid Endro S. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Untuk menegaskan semangat kebangsaan, Yayasan Gaperto Jepara menginisiasi diterbitkannya sebuah buku puisi bertema kebangsaan. Buku ini nantinya akan berisi puisi-puisi dari berbagai kalangan masyarakat Jepara. Mulai dari para pejabat birokrasi, polisi, tentara hingga para politisi.

Ketua Yayasan Gaperto Jepara, Didid Endro S menyatakan, rencananya buku yang akan diberi tajuk “Mengikat Nilai-Nilai Kebangsaan Lewat Puisi” akan dilaunching pada Juli 2021 mendatang. Buku ini akan berisi puisi-puisi karya para pihak yang sudah dipilih dan dihubungi kesediaannya. Proses untuk mengumpulkan materi puisi saat ini masih terus berproses.

“Kami berharap, dari project ini, semua pihak bisa semakin memahami pentingnya sebuah upaya untuk terus menumbuhkan sikap kebangsaan. Dari beberapa pejabat dan tokoh politisi, serta tokoh masyarakat lainnya, sudah bersedia menyampaikan karya puisi mereka,” ujar Didid Endro S, Jumat (5/3/2021).

Dalam waktu dekat ini, karya-karya dari para pihak yang sudah disampaikan akan segera disusun menjadi sebuah buku. Selanjutnya, akan dilounching dan diperkenalkan kepada masayarakat. Selain itu, puisi-puisi yang ada didalam buku ini nantinya akan digunakan sebagai materi Lomba Baca Puisi Kreatif (LBPK) kesepuluh, yang akan digelar pihaknya. Materi puisi dalam buku ini akan menjadi bacaan wajib bagi para peserta untuk kategori Umum dan Pelajar tingkat  Nasional pada bulan Oktober 2021.

Ditambahkannya, semua pihak yang terlibat dalam penerbitan buku ini, akan dilibatkan perannya sampai pelaksanaan LBPK. Puisi bertema kebangsaan ini sengaja diarahkan dibuat untuk para pejabat, tentara dan Polisi serta Politisi, dengan tujuan agar nilai kebangsaan bisa kembali tumbuh. Sejauh ini ada indikasi, bahwa nilai kebangsaan pada generasi milenial sudah mulai luntur.

Dengan diawali para pemuka masyarakat, Bupati, Dandim, Kapolres, Ketua DPRD, kepala Pengadilan, Kepala Kejaksaan, Kemenag, diharapkan bisa memicu kembali bangkitntya nilai-nilai kebangsaan pada generasi milenial tersebut.

“Selain itu, akan menjadi kebanggaan karena  Jepara akan menjadi satu-satunya yang untuk pertama kali bisa menerbitkan buku puisi bertema kebangsaan yang ditulis oleh para pemuka masyarakat, pejabat, baik sipil maupun militer. Semoga berkenan dan bermanfaat,” tambahnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...