Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tiga Hari Landai, Kasus Baru Corona di Grobogan Naik Lagi

Dua petugas tengah memperagakan pengekstraksian sampel di Lab Uji Covid milik RSUD Kudus saat peresmian lab beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Sempat landai atau mereda beberapa hari, grafik kasus baru Covid-19 di Grobogan kembali menanjak. Perkembangan  Kamis (4/3/2021) hari ini, ada 21 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan data hari ini, maka totalnya sudah muncul 40 kasus baru positif corona pada bulan Maret ini.

Pada tiga hari sebelumnya, penambahan kasus baru sempat landai. Di mana, pada tanggal 1 Maret hanya ada delapan kasus baru. Kemudian, tanggal 2 Maret ada tujuh kasus dan tanggal 3 Maret hanya muncul empat kasus saja.

“Iya, untuk perkembangan hari ini, muncul kasus baru cukup banyak. Ada 21 orang yang dinyatakan positif Covid-19 hari ini. Dalam tiga hari lalu, totalnya hanya muncul 19 kasus saja, dari tanggal 1 sampai 3 Maret,” kata Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang mengungkapkan, penambahan 21 kasus baru hari ini berasal dari 11 kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Toroh (1), Pulukulon (1), Gabus (3), Tawangharjo (2), Wirosari (1), Grobogan (1), Godong (2), Karangrayung (2), Gubug (1), Kedungjati (3) dan Tanggungharjo (4). Sedangkan pada delapan kecamatan lainnya nihil kasus baru pada hari ini.

“Sebagian kasus baru yang muncul pada hari ini adalah klaster keluarga. Dari 21 kasus baru hari ini, sebelas orang di antaranya dirawat di rumah sakit. Sedangkan sepuluh lainnya menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Menurut Endang, selain ada penambahan 21 kasus baru, perkembangan pada hari ini juga ada 14 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sementara untuk kasus kematian pasien positif Covid-19 hari ini nihil.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 2.590 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.299 orang, dan pasien meninggal 189 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 102 orang.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...