Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Asprov Anggap Askab PSSI Kudus Tak Lagi Punya Legitimasi

MURIANEWS, Kudus – Kepengurusan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus saat ini dianggap sudah tidak legitimasi. Artinya saat ini kepengurusan Askab PSSI Kudus dianggap sudah tidak ada.

Pasalnya, masa kepengurusan PSSI Kudus telah berakhir pada 21 Februari 2021 lalu.

PSSI Kudus juga tidak memenuhi saran yang disampaikan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah untuk menggelar kongres sebelum 21 Februari atau selambat-lambatnya 21 Februari 2021.

Keinginan pihak Askab PSSI Kudus saat itu justru meminta perpanjangan waktu untuk menggelar kongres 28 Februari 2021. Namun, pengajuan perpanjangan waktu itu dianggap gagal.

Penyebabnya lantaran Askab PSSI Kudus tidak menyertakan surat rekomendasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus.

“Sehingga status Askab PSSI Kudus ya tidak legitimasi. Bisa dibilang sekarang ini sudah tidak ada Askab PSSI Kudus,” kata Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah Edi Sayudi, Kamis (4/3/2021).

Lebih lanjut, menurut dia ketika tidak dapat meminta surat rekomendasi dari KONI Kudus, pihaknya juga memperbolehkan meminta surat rekomendasi perpanjangan atas berakhirnya kepengurusan Askab PSSI Kudus ke pihak Disdikpora Kudus. Namun, lagi-lagi menurut Edi pihaknya belum menerima surat rekomendasi.

“Kalau sesuai persyaratan dan ada surat rekomendasinya kan kami bisa berikan perpanjangan waktu selama tiga bulan. Perpanjangannya memang singkat hanya tiga bulan saja karena supaya bisa segera digelar kongresnya,” terangnya.

Secara regulasi, saat ini status Askab PSSI Kudus sudah tidak legitimasi. Edi menambahkan pihaknya secara regulasi sudah memfasilitasi lewat penunjukkan caretaker dari pihak Asprov Jateng untuk mempersiapkan kongres.

“Caretaker itu harus dari Asprov PSSI Jateng. Tugasnya untuk mempersiapkan kongres saja. Tidak bisa caretaker dari Kudus. Ini yang juga jadi persoalan karena beberapa PS di Kudus mengira caretaker dari kami ikut campur tangan di pemilihan. Padahal tidak seperti itu,” ungkapnya.

Karena belum ada titik temu dan tak kunjung kondusif Edi menyampaikan saat ini pihaknya memilih menunggu terlebih dahulu. Pihaknya ingin Kudus kondusif terlebih dahulu.

“Kami sudah coba fasilitasi caretaker dari Asprov. Tapi beberapa teman-teman dari PS di Kudus ada yang suuzon dikiranya kami ikut campur di pemilihan. Padahal tujuan dari caretaker itu hanya mempersiapkan kongres saja,” terangnya.

Dia berharap agar PSSI Kudus segera kondusif. Setelah itu, dia mempersilakan Askab PSSI Kudus mengirim surat kepada Asprov PSSI Jawa Tengah.

Sehingga pihaknya bisa membantu menyiapkan caretaker untuk memfasilitasi terselenggaranya kongres guna memilih pengurus Askab Kudus periode 2021-2025.

“Saat ini status Askab PSSI Kudus sudah tidak legitimasi. Kalau saya bilang sudah tidak ada. Harapan saya ini jangan berlarut-larut supaya segera terbentuk kepengurusan Askab PSSI Kudus yang baru,” tandasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...