Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tiba-Tiba Roboh, Warga Bandengan Jepara Luka-Luka Tertimpa Material Rumah

Sejumlah warga membersihkan puing-puing rumah warga yang tiba-tiba roboh hingga menimpa pemilik rumah. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Diduga karena sudah lapuk, rumah Mariyono (71) warga RT 14 RW 4, Desa Bandengan, Jepara tiba-tiba roboh, Kamis (4/3/2021). Akibatnya, Mariyono sempat dibawa ke puskesmas setempat karena mengalami luka-luka usai tertimba material bagian atap rumah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menjelaskan, saat kejadian, tidak ada hujan yang turun ataupun hembusan angin kencang. Faktor kondisi bangunan rumah milik Mariyono yang sudah lapuk pada bagian atap dan temboknya menjadi penyebab utama robohnya bagian rumahnya.

“Rangka atapnya terbuat dari kayu kemungkinan besar sudah termakan usia sehingga lapuk. Demikian juga pada kondisi tembok rumahnya, karena sebelumnya memang sudah mengalami retak-retak. Apalagi pada saat kejadian tidak sedang terjadi hujan ataupun angin kencang,” ujar Arwin Noor Isdiyanto, Kamis (4/3/2021).

BPBD Jepara sendiri sudah mengirimkan tim untuk melakukan pendataan atas peristiwa yang terjadi. Kerusakan yang muncul mencakup 85 persen dari seluruh bangunan rumah milik Mariyono.

Saat kejadian, Mariyono sendiri masih berada di dalam rumah, dan sempat tertimpa material dari bagian rumahnya sendiri yang roboh. Namun setelah dilakukan penanganan oleh Tim Puskesmas Jepara, diketahui pemilik rumah hanya mengalami luka ringan.

Sementara itu, Camat Jepara, M Safe’i membenarkan kejadiaan ini. Mariyono yang mengalami luka ringan. Saat ini, korban sudah diungsikan ke rumah saudaranya  yang tinggal di dekat lokasi kejadian.

Selama ini, Mariyono yang merupakan seorang duda, bekerja sebagai buruh. Pada saat kejadian yang tidak duga tersebut,  Mariyono diketahui masih berada di dalam rumah.

Dari laporan yang didapatkannya, rumah Mariyono kondisinya memang sudah tidak layak. Pada bagian kontruksi atapnya yang terbuat dari kayu kampung dan bambu, diketahui sudah lapuk karena dimakan usia. Sedangkan pada dindingnya juga sudah mengalami retak-retak di beberapa bagian.

“Untuk kondisi pak Mariyono dilaporkan mengalami luka ringan, setelah sempat tertimpa reruntuhan bagian rumahnya. Sementara yang bersangkutan diungsikan ke rumah saudaranya. Karena rumahnya memang tidak mungkin bisa ditinggali lagi,” jelas M Safe’i.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...