Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Vaksinasi Tahap Pertama di Jepara Lampaui Targer, 23 Dosis Vaksin Rusak

Vaksin Sinovac. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Jepara – Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jepara, saat ini masih terus berlangsung. Pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama lalu, untuk wilayah Kabupaten Jepara capainnya bahkan melampaui 100 persen. Hal ini dikarenakan ada tambahan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bisa diberikan vaksinasi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Moh Ali menyatakan, tambahan nakes yang akhirnya divaksin, merupakan data tambahan yang masuk. Hal itu bisa terjadi karena pada pendataan awal, tidak terdata. Namun setelah dilakukan koordinasi, akhirnya nakes tambahan itu bisa dilakukan vaksinasi.

Pada program vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Kabupaten Jepara mendapat 8.840 dosis, yang bisa digunakan untuk kebutuhan vaksinasi 4.420 orang. Target DKK Jepara sendiri saat itu hanya 4.000 orang.

Dari pelaksanaan tersebut, diketahui capaian vaksinasiaa mencapai 109.5 persen dengan sasaran 4.178 orang yang terdata dan bisa diberikan vaksinasi. Sehingga dari alokasi vaksin yang didapatkan untuk Jepara ada sisa 266 dosis vaksinasi.

Meski begiti, ada 23 dosis dari jumlah yang tersisa ini diketahui rusak. Selanjutnya, sisa lainnya digunakan untuk memvaksinasi tambahan nakes yang didata ulang.

“Sebanyak 23 dosis vaksin covid 19 yang diterima Jepara pada tahap pertama dipastikan rusak karena pengemasan yang tidak sempurna. Untuk yang rusak ini kami pastikan tidak dipakai. Sedangkan yang tidak rusak digunakan bagi Nakes yang di data awal tidak masuk, namun kemudian ditambahkan,” ujar Moh Ali, Rabu (3/3/2021).

Saat ini, Jepara masih dalam proses melakukan pelaksanan vaksinasi tahap kedua. Untuk vaksinasi covid 19 tahap ke 2 Jepara mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 10 ribu dosis.

Proses penyuntikan dosis pertama pada tahap kedua ini sudah dilaksanakan, dan kini menunggu proses penyuntikan dosis kedua. Jumlah alokasi vaksin pada tahap kedua ini, yang sudah digunakan untuk suntikan dosis pertama, sebanyak 3.710 dosis. Sehingga masih ada sisa sebanyak 6.290 dosis.

Pada vaksinasi tahap kedua ini Jepara sebenarnya mengusulkan sebanyak 6.324 orang sebagai sasaran vaksinasi. Sehingga dipastikan jumlah alokasi vaksinasi yang sudah diberikan Pemerintah sebanyak 10 dosis belum mencukupi.

Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran pada vaksinasi tahap kedua ini, seperti pedagang dan guru, masih belum bisa divaksinasi. Demikian juga sebagian besar pegawai di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Jepara.

“Untuk yang belum divaksinasi, kami masih terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat. Namun sudah ada data usulan penerima vaksin yang sudah disampaikan. Selanjutnya kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut,” tandas Moh Ali.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...