Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Rumah Nenek Usia 70 Tahun di Belor Grobogan Ludes Terbakar

Petugas damkar sedang berupaya memadamkam kebakaran di Desa Belor, Grobogan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Peristiwa kebakaran menimpa rumah warga Dusun Krajan, Desa Belor, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, Rabu (3/3/2021) dini hari. Rumah yang terbakar diketahui milik Mbah Pasiyem (70), warga RT 03, RW 03.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Meski demikian, tafsir kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kondisi rumah saat itu sedang kosong. Malam itu, Mbah Pasiyem sedang tidur di tempat tinggal anaknya yang lokasinya hanya berada di depan rumahnya.

Pada dinihari tadi, Mbah Pasiyem yang terjaga dari tidur mendengar ada suara benda terbakar. Selanjutnya, Mbah Pasiyem keluar rumah anaknya untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Saat membuka pintu, ia melihat kalau rumahnya di bagian depan sudah terbakar. Melihat kejadian itu, ia segera berteriak minta tolong.

Tidak lama kemudian, puluhan warga yang mendengar teriakan itu sudah berdatangan ke lokasi kejadian. Selanjutnya, warga berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Namun, upaya pemadaman tidak mudah dilakukan karena kobaran api cepat sekali membesar dan akhirnya melalap seluruh bangunan rumah.

Amukan si jago merah baru bisa diatasi setelah ada bantuan dua mobil damkar dari Pos Wirosari. Meski demikian, petugas dibantu warga masih butuh waktu hampir dua jam untuk bisa memadamkan api dengan sempurna.

Kapolsek Ngaringan Iptu Siswanto mengungkapkan, rumah yang terbakar berbentuk blondoran dengan ukuran 12 x 10 meter dan terbuat dari kayu jati. Akibat kejadian ini, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 75 juta.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek listrik dari ruang depan,” jelasnya.

Terkait peristiwa itu, ia mengimbau kepada warga agar senantiasa waspada terhadap bahaya kebakaran meskipun saat ini musim hujan.

Dia mengingatkan warga agar memeriksa kompor, bediang untuk memastikan kondisinya sudah tidak menyala, sebelum meninggalkan rumah, warga diminta. Selain itu, pengecekan peralatan listrik juga perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...