Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Mulai Diperbaiki, Jalan Menuju Waduk Kedungombo di Grobogan Kini Jadi Mulus

Kondisi ruas jalan Monggot-Kedungombo saat ini tampak mulus. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Harapan banyak pihak agar jalan rusak dari pertigaan Desa Monggot menuju Waduk Kedungombo (WKO) yang berlokasi di Kecamatan Geyer, Grobogan supaya diperbaiki, akhirnya terwujud. Dimana, ruas jalan yang sebagian besar berada di kawasan hutan tersebut sudah mulai diperbaiki sejak beberapa pekan lalu.

Dari pantauan di lapangan, perbaikan jalan dimulai dari ujung timur atau pertigaan yang berbatasan dengan jalan raya Purwodadi-Solo. Kondisi jalan dari sini menuju ke barat atau arah WKO sudah tampak mulus hingga sekitar 4 kilometer.

Setelah itu, tampak masih ada aktivitas perbaikan jalan. Tepatnya sekitar 700 meter di sebelah timur kawasan warung ikan bakar.

“Kondisi jalan ini sekarang sudah jadi mulus. Sebelum diperbaiki, banyak ruas yang rusak dan membahayakan pengendara, khususnya pemotor. Ini, perbaikannya kayaknya belum rampung,” kata Lilik, salah satu pengendara yang melintas di ruas jalan tersebut, Sabtu (27/2/2021).

Untuk diketahui, selain menuju WKO, ruas jalan tersebut juga jadi jalur alternatif menuju Sragen, Solo dan Boyolali. Saat jalur utama Purwodadi-Solo ada proyek perbaikan atau kemacetan, banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang memilih lewat jalan ini.

Alat berat masih terlihat di jalan Monggot-Kedungombo yang tengah diperbaiki. (MURIANEWS/Dani Agus)

Jalan tersebut sebagian besar membelah kawasan hutan milik Perhutani KPH Gundih. Informasinya, jalan ini dibangun bersamaan dengan pembangunan WKO sekitar tahun 1991. Sejak dibangun, ruas jalan tersebut belum pernah tersentuh perbaikan.

Sementara itu, Sekretaris DPUPR Grobogan Wahyu Tri Darmawanto menyatakan, peningkatan ruas jalan dilakukan dengan cara pengaspalan ulang atau hotmix.

Untuk anggaran peningkatan ruas jalan Monggot-Waduk Kedungombo tersebut itu berasal dari Kementerian PUPR sebesar Rp 20 miliar.

“Total panjang jalan yang diperbaiki sekitar 5,7 kilometer. Yakni, dimulai dari Pertigaan Monggot ke barat hingga pertigaan menuju arah Kedungombo dan Sragen atau sekitar kawasan warung ikan bakar,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pagu anggaran dari Kementerian PUPR nilainya sebesar Rp 39 miliar untuk paket peningkatan dua ruas jalan. Yakni, peningkatan ruas jalan Monggot-Waduk Kedungombo dan satu ruas jalan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Dari pagu anggaran Rp 39 miliar ini, dalam paket kontrak kerjanya menjadi sekitar Rp 30 miliar. Selanjutnya, dari nilai kontrak kerja Rp 30 miliar ini, sekitar Rp 20 miliar dialokasikan untuk peningkatan ruas jalan Monggot-Waduk Kedungombo.

Sedangkan sisanya sekitar Rp 10 miliar untuk peningkatan ruas jalan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

“Pekerjaan peningkatan ruas jalan ini dilakukan secara multiyears dengan kontrak kerja selama sembilan bulan, dimulai 14 September 2020 hingga 10 Juni 2021. Semua proses lelangnya dilakukan dari pihak Kementerian PUPR,” katanya.

Wahyu menambahkan, selain peningkatan ruas jalan menuju WKO tersebut, kementerian PUPR juga mengalokasikan pembangunan dua jembatan di Grobogan.

Yakni, pembangunan jembatan Peganjing di ruas jalan Danyang-Kuwu senilai Rp 16 miliar dan jembatan penghubung Desa Mlowokarangtalun-Randurejo sebesar Rp 12 miliar.

Kedua jembatan ini lokasinya ada di wilayah Kecamatan Pulokulon. Pembangunan kedua jembatan juga dilakukan secara multiyears dengan kontrak kerja selama sembilan bulan, dimulai 14 September 2020 hingga 10 Juni 2021.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...