Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Rindu Sekolah Tatap Muka, Guru SMP Kanisius Kudus Gelar Aksi Unik

Aksi sejumlah guru SMP Kanisius mempersiapkan ruangan layaknya akan menggelar PTS secara tatap muka. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Menjelang Penilaian Tengah Semester (PTS) genap tahun 2020/2021, sejumlah guru SMP Kanisius Kudus menggelar aksi yang cukup unik, Sabtu (27/2/2021). Aksi itu berupa menyiapkan ruang ujian layaknya PTS digelar secara tatap muka.

Padahal, PTS semester genap yang akan dimulai pada Senin (1/3/2021) lusa akan tetap digelar melalui daring.

Dari pantauan MURIANEWS di lokasi, sejumlah guru mulai membersihkan ruang yang biasanya dilakukan untuk pembelajaran. Nampak pula, tulisan pembelajaran matematika tertanggal 16/3/2020 yang baru dibersihkan.

Terlihat nomor urut ujian siswa, nomor ruangan dan hingga jadwal PTS ditempel di setiap kelas layaknya akan menggelar PTS secara tatap muka. Aksi tersebut dilakukan untuk mengutarakan ungkapan rindu dengan pembelajaran tatap muka yang hampir satu tahun tidak berjalan.

Ketua panitia PTS SMP Kanisius Kudus Basuki Sugita mengatakan, aksi tersebut dilakukan karena merindukan momen di mana saat siswa masih datang dan melakukan pembelajaran di sekolah.

Selain itu, aksi tersebut dilakukan untuk mempersiapkan jika PTS nanti sudah diperbolehkan untuk tatap muka.

“Selain siswa yang rindu belajar di sekolah, kami sebagai guru juga rindu sekali siswa belajar di sekolah seperti sediakala. Jadi seandainya dalam waktu dua hari ini siswa boleh datang ke sekolah untuk melakukan PTS kami sudah siap,” katanya, Sabtu, (27/2/2021).

Selama pandemi ini, lanjut dia, pembelajaran di SMP Kanisius masih berjalan secara daring dengan memanfaatkan Google Classrom dan Google Meet. Pihaknya juga berusaha melakukan inovasi-inovasi pembelajaran agar siswa tak merasa bosan saat belajar daring.

“Sepekan sekali di hari Sabtu, kami juga luring untuk pengumpulan tugas selama satu pekan baik siswa ataupun didampingi oleh orang tua wali secara bertahap. Jadi kami tidak putus hubungan sama sekali,” ungkapnya.

PTS yang akan dilakukan secara daring nanti juga akan memanfaatkan Google Meet. Sebelum pelaksanaanya pun siswa juga diwajibkan melakukan absen sebelum pelaksanaan PTS.

“Saat pembelajaran ataupun PTS selain siswa SMP Kanisius tidak bisa mengaksesnya karena akses daring kami itu berbayar oleh Google. Ini nanti PTS daring akan diikuti 250 siswa mulai kelas tujuh hingga kelas sembilan,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...