Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Hujan Badai Robohkan Dua Rumah di Pati

Salah satu rumah warga Pati rata dengan tanah setelah dihantam hujan disertai angin kencang. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Dua rumah di Pati roboh diterjang hujan badai, Rabu (24/2/2021) kemarin. Dua rumah tersebut diketahui milik Kasmuri, warga Desa Bakalan RT 03 RW 01, Kecamatan Dukuhseti dan Sukalmiah, warga Desa Dukuhseti RT 04 RW 01, Kecamatan Dukuhseti.

Kasmuri, salah mengatakan pemilik rumah mengatakan, saat kejadian cuaca yang terjadi memang tidak mendukung. Selain direndam banjir, hujan disertai angin tiba-tiba datang menghampiri. Beruntung saat kejadian, ia bersama keluarga termasuk tiga cucunya tidak berada dalam rumah.

“Kejadiannya sekitar pukul 09.30 WIB. Karena angin kencang, saya dan cucu keluar rumah. Tiba-tiba rumah saya roboh diterjang hujan badai,” katanya, Kamis (25/2/2021).

Meski banjir sudah surut, pihaknya mengaku belum bisa memperbaiki rumah berukuran 5×6 meter tersebut. Itu lantaran pekerjaan sebagai pekerja pengairan sawah tidak bisa dilakukan karena musim hujan dan beberapa sawah petani masih terendam banjir.

“Harapannya dapat bantuan dari pemerintah untuk membagun rumah lagi,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Sukalmiah. Rumah warga Dukuhseti RT 04 RW 01 itu juga roboh lantaran diterjang air kencang. Saat ini pihaknya masih mengungsi di rumah sanak saudara sambil menunggu bantuan.

Terpisah, anggota DPRD Pati dari Fraksi PDIP Teguh Bandang Waluyo mengaku sudah mendengar kejadian tersebut. Saat ini pihaknya sudah memberikan bantuan sembako dan membersihkan puing-puing rumah bersama warga.

“Kami ada sesikit bantuan. Meski jumlahnya tak seberapa, semoga bisa sedikit meringankan,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memprioritaskan bantuan guna pembangunan tempat tinggal. Apalagi, yang bersangkutan saat ini tinggal di rumah saudaranya.

“Kami langsung koordinasikan dengan dinas permukiman dan perumahan rakyat, agar secepatnya dapat dibangunkan rumah lagi. Karena rumah milik kedua warga ini kalau dilihat juga sudah tidak layak huni, sehingga patut mendapatkan bantuan bedah rumah,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...