Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ratusan Rumah di Ngagel Pati Terendam Banjir, Bantuan Mulai Berdatangan

Ketua Partai Demokrat Pati, Joni Kurnianto saat menyerahkan bantuan kepada Kades Ngagel (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Banjir di wilayah Kecamatan Tayu dan Dukuhseti saat ini masih merendam ratusan rumah. Dari data yang ada, dari dua kecamatan tersebut banjir paling parah terjadi di Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti.

Kepala Desa Ngagel Suwardi mengatakan, setidaknya ada 600 rumah yang terdampak banjir dengan ketinggian air mulai dari 60 hingga 120 sentimeter. Hanya saja, dari jumlah tersebut yang paling parah ada 270 rumah.

Sebagian warga juga sudah ada yang mengungsi di rumah saudaranya yang tidak terdampak banjir.

“Tadi siang ada 12 lansia yang sudah kami ungsikan di rumah saudaranya. Kami harap banjir cepat surut,” katanya.

Untuk kebutuhan logistik sendiri dirinya mengaku akan mengandalkan dana kebencanaan desa dan bantuan dari pihak swasta. Untuk sementara, bantuan yang datang baru berasal dari Partai Demokrat setelah posko darurat bencana didirikan siang tadi.

Ia pun memperkirakan, banjir akan berlangsung hingga sepekan kedepan. Terlebih, di Desa Ngagel hanya ada satu sungai pembuangan saja.

“Kira-kira tujuh hari sudah surut. Ketinggian air saat ini rata-rata berkisar di 60-120 sentimeter,” tutupnya.

Sementara itu, dari pantauan lapangan, hingga sore tadi sudah ada beberapa organisasi yang memberikan bantuan. Kebanyakan bantuan berupa paket sembako hingga nasi kotak yang dibagikan di pinggir jalan Tayu-Dukuhseti.

Salah satu organisasi yang memberikan bantuan sembako berasal dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Pati. Partai berlambang Mercy ini membagikan ratusan paket sembako di empat desa yang terdampak banjir.

Keempat desa tersebut tersiri dari Desa Dukuhseti, Alasdowo dan Ngagel yang berada di Kecamatan Dukuhseti serta Desa Dororejo di Kecamatan Tayu.

Ketua DPC Partai Demokrat Pati Joni Kurnianto mengatakan, banjir di Pati Utara ini terbilang cukup parah. Dari info yang diterimanya bahkan sudah ada ratusan rumah yang terendam.

“Karena itu kami langsung berpikir untuk memberikan bantuan kepada mereka. Kebetulan juga, di kantor masih ada 300 paket beras dan 100 mie instan. Semuanya langsung kami angkut dan kami bagikan di empat desa,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Ia pun berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban banjir. Terlebih lagi, tingginya air membuat warga tak bisa beraktivitas seperti biasa.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...