Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Jalin MoU, Bawaslu dan Unisnu Jepara Launching Pojok Literasi

Perwakilan Bawaslu Jepara dan Unisnu Jepara memotong pita tanda kerjasama pembuatannpojok literasi. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jepara bersama Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara meresmikan pojok literasi pengawasan partisipatif. Peresmian tersebut dilaksanakan Rabu (24/2/2021) di Gedung Perpustakaan Unisnu Jepara.

Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko mengatakan, selain meresmikan pojok literasi, kedua belah pihak juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang tentang Pendidikan Pengawasan Partisipatif Pemilihan Umum.

Sebelumnya Bawaslu Jepara juga telah menjalin kerjasama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi di bidang pendidikan pengawasan partisipatif.

“Semoga peresmian Pojok Literasi Pengawasan Partisipatif dan MoU ini dapat saling mendukung kemajuan kedua lembaga. Bawaslu memberikan literasi pojok pengawasan, meski kecil tetapi harapannya dapat memberi manfaat,” kata Sujiantoko, Rabu (24/2/2021).

Peresmian Pojok literasi ditandai dengan pemotongan pita oleh Rektor Unisnu, Sa’dullah Assa’idi dan Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko. Pemotongan pita juga disaksikan oleh Ketua dan anggota Bawaslu Jateng Fajar Saka dan Bawaslu Jepara serta perwakilan Civitas Akdemika Unisnu Jepara.

Pojok literasi saat ini ditempatkan di ruang perpustakaan lantai satu Unisnu Jepara. Pojok pengawasan ini berupa buku-buku dan majalah-majalah tentang Pemilu yang dapat dimanfaatkan civitas akademika.

Bawaslu Jepara dan Unisnu Jepara juga menyepakati MoU atau kerjasama tentang tentang Pendidikan Pengawasan Partisipatif Pemilihan Umum. Perjanjian ini ditandantangani langsung oleh Rektor Unisnu, Sa’dullah Assa’idi dan Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko.

Kerjasama ini diarahkan untuk meningkatkan partisipasi perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi dan sumbangan dalam perbaikan pelaksanaan Pemilihan Umum. Selain itu juga untuk mewujudkan program pengawasan partisipatif dari kalangan perguruan tinggi.

Sementara itu Rektor Sa’dullah Assa’idi, mengatakan pojok literasi pengawasan partisipatif merupakan sarana untuk ditingkatkan dan dikembangkan oleh siapapun. Literasi merupakan satu keniscayaan, karena apabila manusia tidak ada literasi tidak akan bisa berkembang.

MoU yang ditanda tangani juga akan menguatkan potensi yang dimiliki di antara kedua institusi. Potensi yang dimaksud disini adalah di bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian. Jika dihubungkan dengan Pemilu, potensi ini bisa diarahkan untuk kebutuhan pengawasan.

“Perguruan tinggi memiliki potensi untuk bisa diarahkan di dalam upaya membangun demokrasi. Dalam Pemilu, potensi-potensi ini bisa diarahkan untuk membantu dalam pengawasan Pemilu. Kami tentu menyambut gembira dengan adanya program ini. Semoga bermanfaat,” ujar Sa’dullah Assa’idi, dalam kesempatan yang sama.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...