Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Awas Banjir, Tumpukan Sampah Sumbat Aliran Sungai Piji Kudus

Tumpukan sampah di sepanjang aliran Sungai Piji 1 menuju ke Sungai Juwana 2. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus –  Aliran Sungai Piji di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus tersumbat oleh tumpukan sampah. Kondisi ini dikhawatirkan akan memicu banjir.

Tumpukan sampah juga menyumbat gorong-gorong sungai yang menuju ke Sungai Juwana dua, semenjak adanya curah hujan tinggi selama beberapa waktu terakhir.

Dari pantauan MURIANEWS di lapangan, sampah berupa bambu, ranting pohon, styrofoam, plastik terlihat menumpuk tinggi sepanjang ratusan meter  di aliran Sungai Piji Satu dan Sungai Piji Dua yang menuju aliran Sungai Juana.

Kepala Desa Kesambi M Masri mengatakan,  sampah di dua aliran sungai tersebut menumpuk sejauh kurang lebih 300 meter dan ketebalan sampah ketinggianya mencapai dua meter.

Gorong menuju ke Sungai Juwana 2 tersumbat tumpukan sampah. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Saat tahun 2020 lalu sampah tersebut sudah pernah dibersihkan. Namun kini sampah kembali menumpuk lagi di aliran sungai itu.

“Tahun 2020 kemarin sudah pernah dibersihkan dengan alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sepanjang 200 meter. Pemkab juga sudah melakukan normalisasi sepanjang 1 km. Tapi ini curah hujan tinggi membuat sampah kembali menumpuk,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Selain itu, gorong-gorong yang  menuju Sungai Juwana 2 yang lebarnya menyempit dari lebar Sungai Piji juga menjadi faktor sampah tersebut menyumbat kembali. Tumpukan sampah tersebut dikhawatirkan akan menjadikan air sungai meluap dan menjadikaan tanggul jebol.

“Saat kemarau kemarin warga juga membersihkan secara manual dengan cara membakar sampah itu. Kalau ini curah hujan tinggi dan tumpukan sampah yang terlalu banyak harus membutuhkan alat berat untuk membersihkannya,” ujarnya.

Pihaknya telah mengirimkan surat kepada instansi terkait untuk bisa segera membantu membersihkan tumpukan sampah tersebut. Sebab jika terlalu lama tidak ditangani, dikhawatirkan persawahan hingga permukiman warga sekitar bisa terdampak.

Alhamdulillah dari BBWS sudah merespon dan meninjau lokasi sampah yang menumpuk. Tapi pembersihannya kapan kami belum tahu, semoga bisa segera,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...