Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Update Corona Kudus: 15 Pasein Sembuh, 19 Kasus Baru dan Dua Meninggal

Ilustrasi: Petugas mengambil sampel lendir untuk swab test drive thru di RSND Undip Semarang. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kudus kembali mencatat adanya penambahan jumlah pasien sembuh di Kabupaten Kudus. Yakni sebanyak 15 pasien yang keseluruhannya berasal dari dalam wilayah.

Satgas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menyatakan, semua pasien baru yang sembuh telah menyelesaikan masa perawatannya ataupun masa isolasi mandirinya pada Senin (22/2/2021) malam.

“Setelah dua pekan dan tidak bergejala mereka sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19,” ucap Andini Selasa (23/2/2021).

Penambahan pasein sembuh kali ini, menambah jumlah total pasien corona sembuh di Kudus menjadi 4.668 orang. Dari total keseluruhan kasus yang kini mencapai 5.385 kasus.

“Walau demikian, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” lanjut dia.

Hal tersebut, kata Andini, dilakukan karena masih ada penambahan kasus per harinya tak kalah banyak. Pada Senin malam sendiri, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 19 pasien dalam wilayah yang baru.

Jumlah tersebut, menjadikan kasus aktif corona di Kabupaten Kudus menjadi 221 pasien. Dengan rincian, 152 pasien menjalani isolasi mandiri dan 69 pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Kudus.

Selain itu, jumlah pasien meninggal juga bertambah dua orang. Sehingga kini, kasus pasien corona meninggal di Kudus menjadi 496 orang.

“Sehingga perlu jadi perhatian untuk tetap memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak di kerumunan,” kata Andini.

Selain itu,di Kabupaten Kudus sendiri kini masih terdapat 5154 kontak erat masih dipantau, 162 suspek, dan 76 probable. Dari 162 suspek dalam wilayah sebayak 31 dirawat dan 131 isolasi mandiri. “Sementara untuk 76 kasus probable, semuanya meninggal dunia,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...