Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PPKM Mikro Diperpanjang, Peringatan Hari Jadi Grobogan Bakal Digelar Sederhana

Bupati Sri Sumarni saat mengikuti Kirab Boyong Grobog, Selasa (3/3/2020) lalu. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Kabupaten Grobogan kembali diperpanjang. Kebijakan itu mengikuti keputusan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM Mikro hingga 8 Maret 2021.

Sebelumnya, PPKM Mikro sudah dilaksanakan sejak 9 sampai 22 Februari 2021. Adanya perpanjangan PPKM Mikro ini akan berdampak pada peringatan Hari Jadi ke-295 Kabupaten yang jatuh pada tanggal 4 Maret mendatang.

Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono mengungkapkan, peringatan momen hari jadi Kabupaten Grobogan tetap akan dilaksanakan. Meski demikian, pelaksanaannya dilangsungkan secara sederhana menyesuaikan kondisi saat ini yang masih pandemi.

“Ritual peringatannya tetap kami jalankan. Namun, avennya kita selenggarakan dengan sangat-sangat sederhana,” kata Sumarsono pada wartawan, Senin (22/2/2021).

Dijelaskan, untuk ritual yang akan dilaksanakan adalah boyong grobog dan ziarah ke makam sesepuh Kabupaten Grobogan. Seperti, makam Ki Ageng Selo, Ki Ageng Tarub, Ki Ageng Getas Pendawa dan Bupati Grobogan pertama Pangeran Puger.

“Simulasinya, kegiatan ziarah dilakukan dengan pembatasan peserta. Sehingga tidak terjadi kerumunan dan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” sambungnya.

Untuk kegiatan boyong grobog, lanjut Sumarsono, pelaksanaannya sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena akan dilakukan secara tertutup.

Di mana, grobog kayu yang berisi pusaka Kabupaten Grobogan akan dibawa menggunakan mobil tertutup dari kantor Kelurahan Grobogan hingga di pendapa kabupaten. Setelah itu dilanjutkan dengan acara selamatan atau syukuran sederhana.

Pada edisi sebelumnya, acara boyong grobog ini berlangsung sangat meriah. Di mana, grobog pusaka diarak oleh iring-iringan pejabat dengan kereta kuda dan disaksikan ribuan warga.

“Ritual boyong grobog tahun ini kita sederhanakan sehingga bisa mencegah adanya kerumunan. Untuk pelaksanaan upacara hari jadi nanti kita rencanankan dilakukan secara virtual,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...