Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus Corona di Grobogan Ngegas Lagi, Hari ini Muncul 55 Kasus Baru

Tim gabungan melaksanakan operasi prokes menjelang di Alun-Alun Purwodadi beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan ngegas lagi atau mengalami kenaikan cukup tajam. Minggu (21/2/2021) hari ini, ada 55 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sehari sebelumnya juga ada penambahan kasus baru cukup banyak. Yakni, ada 31 orang yang dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (20/2/2021), kemarin. Dengan demikian, dalam dua hari ini, totalnya ada penambahan 86 kasus baru.

“Iya, dua hari ini, memang muncul kasus baru cukup banyak. Sebagian kasus baru yang muncul dalam dua hari ini adalah klaster keluarga,” kata Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang mengungkapkan, penambahan 55 kasus baru hari ini berasal dari 13 kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Purwodadi (6), Toroh (10), Geyer (1), Pulukulon (3), Kradenan (1), Tawangharjo (2), Wirosari (3), Grobogan (2), Brati (9), Godong (3), Penawangan (11), Karangrayung (3), dan Tegowanu (1). Sedangkan pada Kecamatan Gabus, Ngaringan, Klambu, Gubug, Kedungjati, dan Tanggungharjo, nihil kasus baru pada hari ini.

“Selain penambahan 55 kasus baru, perkembangan pada hari ini ada 18 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sementara untuk kasus kematian pasien positif Covid-19 hari ini nihil,” ujarnya.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 2.473 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.163 orang, dan pasien meninggal 175 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 135 orang.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...