Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tanggul Sungai Tuntang di Ringinkidul Grobogan Longsor, Warga Lakukan Penanganan Darurat

Warga Desa Ringinkidul, melakukan penanganan darurat tanggul Sungai Tuntang yang longsor. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Puluhan warga Desa Ringinkidul, Kecamatan Gubug, Grobogan, bergotong royong melaksanakan penanganan darurat tanggul Sungai Tuntang yang longsor, Jumat (19/2/2021).

Upaya ini dilakukan agar kerusakan tanggul tidak bertambah parah sehingga bisa memicu terjadinya banjir.

Longsornya tanggul itu terjadi akibat guyuran hujan dalam tiga hari terakhir. Kondisi ini mengakibatkan elevasi Sungai Tuntang naik cukup tajam dan sebagian tanggul longsor terkikis air.

“Tiga hari ini, selalu turun hujan cukup deras yang mengakibatkan sungai penuh dan arusnya deras. Kondisi ini mengakibatkan tanggul longsor di dua titik dengan panjang sekitar 200 meter,” kata Kepala Desa Ringinkidul Muhammad Sodiq.

Menurutnya, pihak desa bersama warga telah melakukan gotong royong dengan menutup sebagian tanggul longsor dengan cara manual. Yakni, memasang tiang pancang dari bambu agar longsornya tanggul tidak bertambah parah.

Ia menambahkan, tanggul yang longsor itu lokasinya berada dekat dengan pemukiman warga. Jarak tanggul longsor dengan rumah terdekat hanya sekitar lima meter saja.

“Kami juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar segera memperbaiki tanggul yang longsor. Untuk perbaikan tanggul longsor ini butuh dukungan alat berat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih saat dihubungi menyatakan, pihaknya sudah menerima informasi perihal longsornya tanggul Sungai Tuntang yang berada di wilayah Desa Ringinkidul, Kecamatan Gubug tersebut.

“Iya, ada info tanggul longsor disana. Informasi itu sudah kita teruskan ke pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana,” katanya.

Endang menyatakan, terkait kondisi cuaca akhir-akhir ini, pihaknya makin meningkatkan kewaspadaan di daerah-daerah yang selama ini masuk kategori rawan bencana banjir.

Terutama, di daerah yang ada di sepanjang aliran sungai besar. Seperti Sungai Tuntang, Lusi, Serang, dan Jajar.

“Koordinasi dengan pihak desa juga kita tingkatkan saat ini. Kami minta pihak desa agar segera memberikan informasi jika ada potensi terjadinya bencana di wilayahnya,” imbuhnya

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...