Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Penyedotan Banjir Tak Maksimal, 336 Warga Jati Wetan Kudus Masih Bertahan di Pengungsian

Pengungsian di Aula Balai Desa Jati Wetan Kudus tampak dipadati pengungsi (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Banjir di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, masih menggenangi permukiman, Jumat (19/2/2021). Alhasil, ratusan warga desa itu masih harus bertahan di pengungsian.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sejatinya telah mendapat pinjaman pompa dari Balai Pengolahan Sumber Daya Air (BPSDA) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) masing-masing sebanyak satu unit untuk menyedot genangan banjir di Desa Jati Wetan.

Selain dua mesin pompa tambahan tersebut, pemerintah daerah juga mengaktifkan dua mesin pompanya sendiri dengan kemampuan satu pompa bisa menyedot air sebesar 500 meter kubik per detik.

Namun, jumlah tersebut belum mampu mereduksi genangan banjir yang sudah menggenangi wilayah tersebut yang hampir masuk ke pekan ketiga ini.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengatakan, selain karena curah hujan masih tinggi, daya sedot pompa bantuan juga bisa dikatakan sangat minim.

“Dari BPSD kapasitasnya hanya mampu menyedot 15 meter kubik per detik. Sementara dari BBWS 250 meter kubik per detik,” kata Budi, Jumat (19/2/2021).

Apabila untuk menyedot genangan yang ada di Desa Jati Wetan saja, mungkin bisa dibilang sanggup walau butuh waktu lebih. Namun, lanjut dia, yang menjadi kendala adalah karena air dari perkotaan, bermuara ke tempat tersebut.

“Ya seperti diketahui bersama, daerah situ memang jadi tadah air dari kota. Makanya dengan cuaca yang sekarang akan butuh waktu lama, sudah disedot lalu tambah lagi,” ujarnya.

Akibatnya, 336 warga desa tersebut pun kini masih mengungsi di aula Balai Desa Jati Wetan Kudus. Budi mengatakan, Balai Desa Jati Wetan adalah lokasi yang paling banyak menampung pengungsi di Kudus sampai saat ini.

“Total pengungsi di Kudus saat ini sebanyak 563 jiwa. Sebanyak 336 orang di Balai Desa Jati Wetan, sisanya tersebar di empat lokasi pengungsian lainnya,” ujar dia.

Pihaknya kini terus berkoordinasi dengan masing-masing dapur umum dan tempat pengungsian untuk menyukupi kebutuhan logistik para pengungsi.

Enam dapur umum pun terus memasok kebutuhan logistik untuk para pengungsi dan warga yang masih bertahan di rumah. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menyukupi kebutuhan dari para pengungsi,” jelasnya.

Sebelumnya, banjir menggenangi sejumlah desa di Kabupaten Kudus sejak akhir bulan kemarin. Dari peristiwa tersebut, ada sebanyak 31.267 jiwa dari 9.469 KK yang terdampak banjir. Untuk rumah yang terendam sendiri, ada sebanyak 7.716 rumah.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...