Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Grobogan Tak Lagi Sediakan Hotel untuk Isolasi Mandiri Terpusat

Petugas sedang melakukan disinfektan di kamar hotel yang sempat digunakan untuk isolasi mandiri terpusat. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Pemkab Grobogan memutuskan untuk tidak lagi menggunakan hotel sebagai tempat isolasi mandiri terpusat. Sebelumnya, Pemkab Grobogan menjalin kerja sama dengan hotel sebagai tempat isolasi mandiri sejak pertengahan Desember 2020 hingga awal Februari ini.

Isolasi mandiri ini dikhususkan bagi pasien positif Covid-19 yang tanpa gejala (OTG).

“Untuk kerja sama dengan hotel sebagai tempat isolasi mandiri terpusat sudah kita akhiri per tanggal 4 Februari 2021,” kata Ketua Harian GTTP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih, Kamis (18/2/2021).

Endang mengatakan, penggunaan hotel sebagai tempat isolasi terpusat totalnya selama 53 hari. Selama kurun waktu itu, ada 290 orang yang menempati.

Untuk penyediaan fasilitas itu, total anggaran yang digunakan sekitar Rp 2,3 miliar. Rinciannya, sebanyak Rp 1,9 miliar merupakan anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kemudian, sisanya sekitar Rp 400 juta berasal dari dana belanja tak terduga (BTT) APBD Kabupaten Grobogan.

Setelah kerja sama selesai, pihaknya langsung menyeterilkan hotel dengan melakukan beberapa kali penyemprotan disinfektan. Selain semua ruangan dan kamar, penyemprotan juga dilakukan di bagian luarnya.

“Selain itu, semua pegawai hotel kita rapid antigen. Untuk hasilnya negatif semua,” ujarnya.

Meski sudah disterilkan, namun hotel tersebut belum boleh beroperasional dulu selama masa inkubasi virus, yakni 14 hari. Setelah 14 hari, hotelnya baru boleh menerima tamu.

“Jadi, per hari ini sudah boleh beroperasi lagi karena sudah ditutup sementara sesuai masa inkubasi 14 hari,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...