Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Penerimaan Pajak Kudus 2020 Meningkat, Sektor Industri Pengolahan Penyumbang Terbanyak

Petugas KPP Pratama Kudus melayani masyarakat. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Penerimaan pajak di Kudus tahun 2020 meningkat sebesar 0,11 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019. Yakni dari Rp 2,167 triliun menjadi Rp 2,169 triliun.

Dari peningkatan sebesar 0,11 persen itu sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbanyak.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus Muhammad Andi Setijo Nugroho merincikan, beberapa sektor penyumbang penerimaan pajak di 2019. Sektor industri pengolahan seperti rokok, kain, kertas, elektronik, gula dan lain-lainnya menjadi sektor penyumbang terbanyak. Yakni Rp 1,009 triliun.

Lalu ada jasa keuangan dan asuransi Rp 208,8 miliar, sektor kegiatan jasa lainnya Rp 231,4 miliar. Lalu untuk sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi perawatan mobil dan motor Rp 442,6 miliar, dan sektor administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib Rp 78,9 miliar.

“Untuk penerimaan sektor industri pengolahan 2020 juga menjadi sektor penyumbang pajak terbesar sebanyak Rp 1,068 triliun,” katanya, Kamis (18/2/2021).

Kemudian untuk jasa keuangan dan asuransi sebesar Rp 418,4 miliar, kegiatan jasa lainnya Rp 133,5 miliar, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi perawatan mobil dan motor, Rp 130,9 miliar, dan administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib Rp 67,8 miliar.

Andi berharap agar masyarakat taat membayar pajak. Sehingga dapat membantu pendapatan negara. “Karena sebanyak 80 persen APBN itu didapatkan dari pajak,” tandasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...