Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pemkab Akan Segel Kios di Pasar Kliwon Kudus yang Nekat Dijadikan Gudang

Pedangan di Pasar Kliwon Kudus mengamankan barang daganganya saat terjadi kebarakan, Selasa (16/2/2021). (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Sejumlah kios  yang ada di Pasar Kliwon Kudus akan dicek kembali fungsinya. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya pedagang yang mengalihfungsikan kios, yang seharusnya untuk berjualan namun dijadikan gudang.

Bahkan, jika masih ada pedagang yang masih membandel, kios tersebut akan terpaksa disegel.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo menegaskan, kios-kios yang berada di Pasar Kliwon Kudus tidak boleh difungsikan untuk gudang penyimpanan. Namun kios itu harusnya hanya difungsikan para pedagang untuk berdagang.

“Itu harus ditertibkan. Dinas Perdagangan Kudus kami minta untuk mengevaluasi ketertiban yang ada di pasar,” ungkapnya, Rabu (17/2/2021) siang

Selain itu, pihaknya juga meminta untuk alat pemadam api ringan (APAR) agar selalu dicek berkala untuk memastikan alat itu dipastikan tetap berfungsi. Jangan sampai nantinya ketika dibutuhkan, APAR tersrebut tidak dapat digunakan.

“Itu harus dicek berkala, dan harus dipastikan fungsi. Penjual kembang api juga tidak boleh berjualan di sini. Nanti akan kami evaluasi semuanya, agar tidak lagi terjadi musibah yang sama di kemudian hari,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan, setelah memberikan surat edaran kepada pedagang tentang larangan menjadi kios sebagai gudang, pihaknya juga akan meninjau penerapanya di lapangan.

“Jika nanti ada yang masih membandel memanfaatkannya sebagai gudang penyimpanan akan kami segel. Ini karena pengalaman kemarin saat kebakaran,” jelasnya.

Terkait kesiapan APAR di Pasar Kliwon, pihaknya mengaku semuanya sudah sesuai standarisasi mulai dari pengecekan fungsi hingga jumlah APAR tersebut. Di setiap sudut kios, terdapat APAR yang jumlahnya mencapai puluhan unit.

“Ada tempatnya di dekat kios pedagang. Ada 70 lebih APAR di sini, semuanya aktif dan kami juga selalu melakukan pengecekan berkala,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...