Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Duwet Sukoharjo Divonis Hukuman Mati

Pelaku Henry Taryatmo, (41), menggunakan kursi roda menjalani reka ulang pembunuhan satu keluarga pengusaha rental mobil Desa Duwet, Baki di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020). (Solopos-com-Indah Septiyaning W.)

MURIANEWS, Sukoharjo – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo menjatuhi hukuman mati kepada Henry Taryatmo (41) pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Senin (15/2/2021).

Vonis mati tersebut ditetapkan dalam sidang putusan di PN Sukoharjo secara virtual. Selain itu vonis mati itu juga sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sukoharjo.

Baca: Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo Tak Ada Rasa Penyesalan

“Terdakwa divonis hukuman mati. Vonis ini tidak berdasarkan pada tuntutan. Tetapi kita sesuai dengan fakta persidangan yang ada,” kata Pejabat Humas PN Sukoharjo, Saiman seperti dikutip Detik.com, Senin (15/2/2021).

Saiman menjelaskan, majelis hakim mengambil keputusan tersebut setelah mendengar keterangan saksi, ahli, alat bukti surat visum et repertum, dan keterangan terdakwa yang mengakui semua perbuatannya.

Baca: Gelap Mata Kepepet Utang dan Dikejar Leasing Alasan Pelaku Bunuh Satu Keluarga di Sukoharjo

“Majelis hakim juga melihat korban yang berjumlah empat orang ini memutus garis keturunan keluarga tersebut. Karena itu, vonis mati ini dijatuhkan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, ada sejumlah pertimbangan yang menguatkan majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman mati. Antara lain keterangan saksi-saksi hingga penilaian hakim terhadap kesadisan pembunuhan itu.

“Sudah sangat jelas, yang menjadi pertimbangan majelis hakim. Ada enam orang saksi ditambah satu orang ahli. Ahli adalah ahli kimia biologi dan forensik dari Polda Jateng, dan tidak diragukan lagi, terdapat bercak darah yang menunjukkan kesadisan terdakwa,” jelasnya.

Baca: Fakta Baru Pembunuhan Sekeluarga di Rembang, Uang Hasil Jual Gamelan dan HP Hilang

Seperti diketahui, Henry Taryatmo (41) ditetapkan sebagai pelaku tunggal dalam pembunuhan empat orang satu keluarga di Desa Duwet, Baki, Sukoharjo.

Pembunuhan tersebut dilakukan lantaran Henry terdesak utang piutang dan selalu dikejar-kejar leasing. Henry sendiri kala itu diketahui memiliki utang hingga Rp 60 juta dan telah menggadaikan dua unit mobil milik temannya.

Atas utangnya tersebut, Henry nekat menghabisi nyawa Suranto (42) beserta istri Sri Handayani (36) dan dua anaknya masing-masing Rafael (10) dan Dinar (6), Rabu (19/8/2020) dini hari.

Baca: Hasil Autopsi Pembunuhan Sekeluarga di Rembang, Kepala Keempat Korban Dihantam Benda Tumpul Saat Tidur

Henry yang bersahabat sejak kecil dengan korban melakukan aksinya menggunakan pisau dapur yang diambil dari rumah korban. Seusai melakukan aksi pembunuhan pelaku mengambil harta korban berupa sepeda motor Honda Megapro dan mobil Toyota Avanza warna putih.

Tak butuh waktu lama, polisi menangkap pelaku Henry Taryatmo di rumahnya di Waru, Baki, Sukoharjo, pada Sabtu (22/8/2020) dini hari. Pelaku ditangkap tiga jam setelah polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...