Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Belasan Ribu Pedagang dan Karyawan Pasar di Kudus Didata untuk Vaksinasi Covid

Pedagang salah satu pasar tradisional di Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pedagang di 25 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Kudus didata untuk divaksin Covid-19. Pendataan juga dilakukan kepada karyawan para pedagang tersebut.

Sedianya deadline penyerahan database pedagang dan karyawan di 25 pasar itu pada Rabu (10/2/2021) lalu. Namun, karena belum semua pasar menyerahkan data, pihak Dinas Perdagangan Kudus memberikan kelonggaran hingga pekan depan.

Kurang lebih ada 15 ribu pedagang dan karyawan yang bakal didata. Setelah 25 pasar menyerahkan data ke Dinas Perdagangan, nantinya pihak Dinas Perdagangan menyerahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.

“Kalau kami hanya diminta mendata saja pedagang dan karyawan yang ada di 25 pasar. Soal nantinya penyintas juga ikut divaksin atau tidak itu kewenangan pihak DKK,” kata Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kudus Albertus Harys Yunanto, Sabtu (13/2/2021).

Harys berharap dengan adanya vaksinasi ini dapat mencegah Covid-19. Utamanya di area pasar yang berpotensi menjadi tempat penyebaran virus Covid-19.

Sementara itu, Koordinator Pasar Kliwon Sugito mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan database pedagang dan karyawan. Total pedagang dan karyawan di Pasar Kliwon ada 3.400 orang. Data yang diserahkan terdiri dari NIK, nama, umur, TTL, dan alamat.

“Diminta mengumpulkan data itu tanggal 8 Februari. Terus kami serahkan ke Dinas Perdagangan tanggal 10 Februari,” terangnya.

Soal Pelaksanaan vaksinasinya Sugito mengaku belum tahu. Pihaknya hanya diminta untuk mengumpulkan data saja. Namun, dia mendukung adanya vaksinasi ini.

“Vaksinasi merupakan program pemerintah. Harapan kami pedagang memiliki kesadaran untuk mau divaksin. Dan semoga pandemi Covid-19 segera berakhir,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...