Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jelang Imlek, Harga Daging Ayam di Kudus Merangkak Naik

Pedagang daging ayam di Pasar Bitingan Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Menjelang Imlek harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kudus mulai merangkak naik. Meski demikian kenaikan belum begitu tinggi, sekitar dua ribu rupiah per kilogramnya.

Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Bitingan Asmah mengatakan, akibat kenaikan harga ini penghasilannya berkurang. Hal ini disebabkan daya beli masyarakat yang turun akibat kenaikan harga.

“Biasanya sebelum naik harganya Rp 33 ribu. Sekarang setelah naik menjadi Rp 35 ribu,” terangnya.

Menurut dia, sebelum ada kenaikan harga daging ayam, dia mampu membawa pulang penghasilan bersih Rp 60 ribu. Namun, karena ada kenaikan harga, dalam sehari pedagang yang tinggal di Desa Jati Kulon hanya membawa Rp 40 ribu saja.

Kendati pendapatannya menurun, dia hanya bisa pasrah dan bersyukur. Yang penting bagi dirinya yang sudah sepuh ada aktivitas.

Nek kulo disyukuri mawon. Sing penting wonten aktivitas. (Kalau saya disyukuri saja. Yang penting ada aktivitas),” imbuhnya.

Terpisah, Kasi Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kudus Teddy Hermawan mengatakan, menjelang momen hari besarseperti Imlek memang ada kenaikan harga komoditas. Namun, kenaikan tersebut dirasa masih lumrah.

“Ya semua momen buat pedagang itu digunakan untuk mremo. Tapi naik segitu masih lumrah,” ujarnya.

Menurutnya, harga daging ayam tersebut masih dalam taraf harga acuan di konsumen. Dia menambahkan, bisa dikatakan naik ketika kenaikan harga di atas lima ribu.

“Kalau di atas lima ribu baru bisa dikatakan naik. Kalau masih Rp 33 sampai Rp 35 ribu masih lumrah,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...