Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Meski Tetap Buka Pasar-Pasar di Jepara Sepi

Kondisi salah satu pasar di Jepara yang sepi, Minggu (7/2/2021). (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara – Pelaksanaan program Jateng di Rumah Saja, pada hari kedua Minggu (7/2/2021) di Jepara berjalan lancar. Di sejumlah lokasi publik tidak ada masyarakat yang berkerumun.

Sejumlah pasar bahkan terpantau sepi, kendatipun sebenarnya tidak dilakukan penutupan. Meski tetap buka, pengunjung pasar bahkan bisa disebut sepi sekali.

Kepala Pasar Jepara 2 Budi Prianto menyatakan, bahkan banyak pedagang yang memilih libur berjualan. Sejumlah pedagang yang berjualan juga tidak banyak mendapatkan pembeli.

Banyak masyarakat yang memilih untuk tidak keluar rumah, termasuk pergi ke pasar. Situasi di Pasar Jepara 2 pada hari Minggu (7/2/2021) tidak begitu berbeda dengan situasi yang terjadi pada hari sebelumnya.

Pada Sabtu (6/2/2021), karena hujan turun sepanjang hari, situasi di Pasar Jepara 2 juga sepi. Hal yang sama juga terjadi di Pasar Jepara 1.

“Pasar tetap buka seperti biasa. Namun seperti kemarin, situasinya sepi. Banyak pedagang yang memilih tidak berjualan. Sementara warga tampaknya juga tidak banyak yang berbelanja. Sepi situasinya,” ujar Budi Prianto.

Sebagian besar pedagang memilih untuk tidak berjualan pada dua hari “Jateng di Rumah Saja’. Agus S, pedagang keliling yang biasanya mengambil sejumlah komuditas sayur di Pasar Jepara 2 mengaku sudah libur sejak Sabtu (6/2/2021) kemarin.

Dirinya mengaku lebih memilih ikut di rumah saja, karena banyak pedagang yang ada juga memilih libur. Para pedagang menilai malah rugi kalau tetap berjualan, karena tidak ada masyarakat yang datang ke pasar.

Apalagi pada Jumat (5/2/2021) terjadi lonjakan jumlah pembeli di Pasar Jepara 2, yang mengindikasikan warga kemungkinan besar tidak akan ke pasar pada Sabtu dan Minggu.

“Sudah nyetok semua sepertinya. Jadi kalau memaksakan jualan malah bisa rugi, karena pembeli sepi pada memilih di rumah saja,” ujar Agus.

Sementara itu, Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Jepar, Anwar Sadat menyatakan situasi di wilayah Jepara terkendali berkaitan dengan pelaksanaan Jateng di Rumah Saja.

Sejumlah pasar tradisional terpantau sepi meski tidak dilakukan penutupan. Pasar Jepara, Pasar Mayong, Pasar Tahunan dan beberapa pasar lainnya yang didatangi Tim Patroli Gabungan, semua terlihat sepi.

Hal yang sama juga terjadi pada Sabtu (6/2/2021) malam sebelumnya. PKL sebagian besar memilih tidak berjualan.

Sedangkan yang tetap berjualan juga bersedia mematuhi ketentuan jam buka yang hanya dibolehkan hingga pukul 20.00 WIB.

Hal yang sama juga dilakukan oleh para pengelola toko modern yang ada di sejumlah titik di Jepara. Pelanggaran protokol kesehatan diakui masih tetap ada, namun jumlahnya tidak banyak.

Di beberapa titik tim gabungan mendapati sejumlah warga tidak mengenakan masker. Mereka mendapatkan sanksi edukatif dan langsung diminta pulang ke rumah masing-masing.

“Sampai Minggu siang, situasi terpantau seperti yang diharapkan. Di sejumlah jalan utama tidak banyak kendaraan yang lewat. Bisa dikatakan sepi sama sekali. Di pasar dan objek wisata juga kami dapati sepi tidak ada pergerakan warga yang keluar rumah,” pungkasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...