Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

211 Korban Banjir di Jati Wetan Kudus Mengungsi, Bantuan Sembako Paling Dibutuhkan

Pengungsi yang berada di Balai Desa Jati Wetan mendapatkan jatah sarapan. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pengungsi di Desa Jati Wetan, Kudus, hingga Minggu (7/2/2021) hari ini tercatat mencapai 211 orang. Mereka saat ini mengungsi di Balai Desa Jati Wetan. Kebutuhan sembako untuk makan dirasa paling mendesak.

Dari pengamatan MURIANEWS di lapangan, beberapa ibu-ibu tampak sibuk menyiapkan makanan untuk pengungsi. Mereka menyiapkan nasi, telur, dan mi di dapur umum yang terdapat di sebelah timur aula Balai Desa Jati Wetan.

Abdul Ghonim Kadus III Dusun Jati Makmur yang membawahi Dukuh Tanggulangin, Dukuh Gendok, dan Dukuh Barisan Desa Jati Wetan mengatakan, hal yang paling dibutuhkan saat ini adalah sembako. Dia mengatakan per hari baru bisa memenuhi dua ribu bungkus nasi saja.

“Paling mendesak kalau di sini ya kebutuhan makanan. Saat ini kami sehari baru bisa mengcover dua ribu bungkus nasi. Namun, kami masih terbantu pemberian donatur,” jelasnya, Minggu (7/2/2021).

Menurut dia jumlah dua ribu nasi bungkus yang dibagikan itu masih terbilang pas-pasan. Sebab, jumlah warganya ada 3.860 orang. Hanya, untuk yang berada di aula Balai Desa Jati Wetan saat ini baru 64 KK dari total 850 KK.

“Kalau yang di pengungsian kami masih bisa penuhi untuk kebutuhan makan tiga kali sehari. Tapi untuk warga yang masih berada di rumah baru bisa suplai satu kali saja,” terangnya.

Dia juga berharap donatur yang ingin membantu agar disalurkan ke posko pengungsian Balai Desa Jati Wetan. Hal ini supaya kebutuhan makanan yang tersalurkan lebih merata.

Salah satu warga Dukuh Tanggulangin Suparno mengaku sudah mengungsi ke aula Balai Desa Jati Wetan sejak Kamis (4/2/2021) lalu. Menurutnya kebutuhan makan di pengungsian terpenuhi.

Alhamdulillah di sini makan bisa tiga kali. Saya bawa delapan orang keluarga. Kalau nanti sudah surut mungkin balik ke rumah lagi,” ujarnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...