Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dikira Mau Razia, Petugas Gabungan di Grobogan ini Ternyata Bagi-Bagi Masker

Petugas membagikan masker pada pembeli dan pedagang di Pasar Danyang dan Pasar Boloh. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Sejumlah pembeli dan pedagang yang ada di Pasar Danyang, Kecamatan Purwodadi dan Pasar Boloh, Kecamatan Toroh, Grobogan sempat dibikin kaget, Jumat (5/2/2021). Hal ini menyusul kedatangan beberapa petugas gabungan di dua pasar rakyat tersebut.

Saat melihat ada petugas datang, beberapa orang di antaranya terlihat berupaya menghindar. Yakni, mereka yang saat itu tidak memakai masker atau mengenakan masker tetapi tidak dengan benar.

Namun, tidak lama kemudian, mereka ini langsung berbalik mendatangi petugas. Ini, setelah mereka tahu kalau kedatangan petugas gabungan tersebut bertujuan untuk membagikan masker serta menyampaikan sosialisasi pada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

Semula, kedatangan petugas itu dikira dalam rangka melaksanakan operasi yusitisi.

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan, pada tanggal 6 dan 7 Februari dilangsungkan gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ dan harus mendapat dukungan dari semua pihak.

Terkait dengan kebijakan itu, sudah ada Surat Edaran (SE) Bupati Grobogan Nomor 360/201/2021 tentang peningkatan kedisplinan dan pengetatan protokol kesehatan pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tahap II di Jawa Tengah untuk mendukung pelaksanaan gerakan Jateng di Rumah Saja tersebut.

Berdasarkan SE tersebut, untuk pasar rakyat masih diperbolehkan buka sampai dengan pukul 13.00 WIB. Kemudian, Pasar Pagi Purwodadi boleh buka sampai pukul 09.00 WIB. Sedangkan Pasar Agro Purwodadi jam buka mulai pukul 15.00-23.00 WIB.

“Kebijakan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Untuk itu, tetap patuhi protokol 5M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” kata Jury.

Sementara itu, Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan menambahkan, dalam upaya mendukung pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya mendirikan posko di tiga pasar rakyat yang difungsikan untuk pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di lingkungan pasar.

Yakni, di Pasar Pagi dan Agro yang lokasinya jadi satu komplek. Dua posko lainnya ada di Pasar Induk Purwodadi dan Pasar Nglejok.

Ia menjelaskan, dalam posko tersebut akan ditempatkan petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Disperindag, Dinkes dan Pam Swakarsa. Adapun tugas dari petugas gabungan ini adalah memastikan para pedagang dan pengunjung pasar untuk mematuhi protokol kesehatan Covid 19 dan melaksanakan penegakan disiplin di lingkungan pasar.

“Meski sektor perdagangan, khususnya pasar masih boleh beroperasi, namun kami selalu memastikan agar protokol kesehatan tetap dipatuhi. Kami terus mengawasi dan memantau aktivitas para pedagang dan pembeli serta orang yang berada di lingkungan pasar agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...