Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Lima Hari Menggenang, Banjir Dorang Jepara Mulai Surut

Warga keluar rumah memeriksa ketinggian debit air setelah hujan menerpa. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Genangan banjir yang melanda wilayah Desa Dorang, Kecamatan Nalumsari, Jepara mulai surut. Masyarakat di Desa Dorang sudah mulai membersihkan rumah-rumahnya yang sebelumnya tergenang air.

Sampai Jumat (5/2/2021), di beberapa titik genangan tinggal menyisakan air dengan ketinggian sekitar 20 cm. Genangan ini terjadi di beberapa jalan yang berada pada lokasi paling rendah.

Petinggi Desa Dorang, Arif Supratikno menyatakan, ketinggian air semakin menurun drastis pada Jumat (5/2/2021) pagi. Bahkan tanaman padi di areal sawah milik warga yang sebelumnya tidak terlihat, saat ini sudah mulai kelihatan. Perkembangan ini sangat disyukuri, dan diharapkan sudah tidak ada lagi banjir susulan.

“Alhamdulilah sudah mulai surut sejak pagi tadi. Warga juga sudah banyak yang membersihkan rumahnya masing-masing. Tinggal beberapa titik saja yang masih ada genangan, dengan ketinggian air kurang lebih 20 cm di beberapa jalan. Bagi warga, sudah tidak masalah, karena sepeda motor dan mobil sudah bisa lewat,” ujar Arif Supratikno, Jumat (5/2/2021).

Banjir di Dorang, menurut Arif Supratikno terjadi di dua Dukuh di Desa Dorang. Masing-masing Dukuh Dorang Kidul dan Gempol Tapen. Dua wilayah pedukuhan ini berada di sisi utara Sungai SWD 1 yang airnya melimpas.

Sebanyak 900 Kepala Keluarga (KK) dengan 2.995 jiwa sempat terdampak dalam bencana ini selama kurang lebih lima hari, sejak akhir pekan lalu. Selain itu banjir juga menggenangi sekitar 150 hektare sawah milik warga.

Penyebab banjir diketahui berasal dari limpasan SWD 1 yang berada disisi Selatan desa. Debit air yang terlalu banyak tidak bisa tertampung di aliran SWD 1 sehingga akhirnya limpas dan menggenangi dua Dukuh di Desa Dorang itu.

Genangan air tidak bisa cepat dibuang ke luar wilayah ini, karena pintu pembuangan air ke SWD 2 yang berada di sisi utara, tidak maksimal. Pintu pembuangan ke SWD 2 hanya ada satu dan ukurannya kecil.

Terpisah, Bupati Jepara Dian Kristiandi, menyatakan sudah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana terkait hal ini. Pihaknya sudah menyampaikan perlunya dilakukan penambahan pintu air ke SWD 1 dan SWD 2 kepada BBWS Pemali Juwana.

Diharapkan ada perhatian bisa diberikan terkait permasalah banjir yang terjadi di Desa Dorang ini.

“Banjir di Dorang disebabkan karena air di SWD 1 limpas. Hal ini dibuktikan karena tidak ada tanggul yang jebol. Air justru ada yang malah masuk ke Dorang melalui saluran pembuangan ke SWD 1, karena besarnya debit air yang datang. Sementara pembuangan di SWD 2 di sisi utara hanya ada satu dan ukurannya kecil. Sehingga genangan air lama berkurangnya,” jelasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...