Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kabar Nurhadi Capres Fiktif yang Pernah Viral, Digandeng dr Tirta dan Kini Jual Drone

Nurhadi menunjukkan sampel drone yang dijualnya. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Nurhadi (51), capres guyonan sempat menghebohkan dan menghibur masyarakat Indonesia di awal tahun 2019 lalu. Foto dan quote-nya yang lucunya viral dan mengiasi timeline media sosial.

Bahkan di akhir 2020 lalu, fotonya kembali terpampang di unggahan akun Instagram resmi dr tirta (@dr. tirta). Dirinya kembali menjadi capres fiktif berdampingan dengan dr. Tirta sebagai cawapres.

“Kalau kemarin itu setelah dr Tirta saya telfon dr Tirta, terus diajak untuk berkolaborasi. Dengan alasan ya untu guyonan. Karena masa pandemi ini masyarakat Indonesia butuh hiburan, biar masyarakat kembali tersenyum,” katanya, Jumat (5/2/2021).

MURIANEWS, mencoba menyambangi Nurhadi ke kediamannya di Desa Golatepus RT 6 RW 4, Kecamatan Mejobo, Kudus.  Kesehariannya kini masih menjadi tukang pijat relaksasi dan pengobatan di kios Pasar Brayung, Mejobo, Kudus.

“Saya tidak pernah mematok tarif, seikhlasnya. Di Pasar Brayung dari pagi sampai jam 1 siang. Setelah itu saya melayani di rumah dan panggilan. Dulu pernah paling jauh disuruh mijet sampai Jakarta,” ungkapnya.

Tangkapan layar postingan dr Tirta yang berpasangan dengan Nurhadi. (Instgram/dr.tirta)

Selain menekuni profesi tukang pijatnya, Nurhadi juga mulai bergelut di usaha bisnis lain. Semenjak dua bulan yang lalu, Nurhadi mula menjual drone yang didatangkannya langsung dari luar negeri.

“Saya tertarik di dunia komunikasi apapun itu, apalagi saya itu sangat suka menghibur masyarakat. Drone salah satu alat yang buat masyarakat senang, jadi saya coba untuk bisnis drone,” jelasnya.

Meski baru dua bulan, cukup banyak drone berbagai jenis dan merk sudah berhasil dijualnya. Bahkan, pembelinya pun tak hanya dari Kudus melainkan seluruh Indonesia.

“Sudah menjual seratus unit lebih. Sampai ke Pati, Wonogiri, Banjarmasin, Bandarlampung, hingga Aceh. Pokoknya se-Indonesia hampir pernah semua,” ungkapnya.

Menurutnya, drone yang paling diminati yakni yang satu paket dengan kamera. Dirinya juga menerima pemesanan dengan merk yang diinginkan pembeli. Biasanya pembeli menyesuaikan dengan budget yang dimiliki.

“Tapi ada juga yang meminta dronenya saja tanpa kemera. Kalau harganya itu bervariasi mulai Rp 500 ribu sampai puluhan juta. Sebenarnya tidak hanya drone, mobil remote control (RC) hingga elektronik lain jika ada pembeli meminta saya bisa,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...